Pemprov Upayakan Kendaraan Angkutan Pangan Dapat Prioritas Pengisian BBM
- 22 Sep 2026 10:36 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID.Jambi - Untuk menjaga kelancaran distribusi dan menekan kenaikan harga pangan, Pemerintah Provinsi Jambi berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Pertamina agar kendaraan pengangkut bahan pangan mendapat prioritas dalam pengisian BBM.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan kebijakan tersebut diperlukan untuk mencegah antrean BBM menghambat distribusi pangan dari daerah pemasok menuju kabupaten/kota di Jambi.
“Kalau memang menjadi hambatan adalah masalah pasokan, antrean BBM, kita sudah ajak rapat Pertamina. Mereka akan mengatur waktu untuk angkutan-angkutan pangan agar diutamakan, tidak mengikuti antrean,” tutur Johansyah kepada RRI, Senin, 21 Septemebr 2026.
Namun, kendaraan pengangkut pangan tetap perlu mendapat pengawalan dari dinas perhubungan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar proses distribusi berjalan lancar.
Selain persoalan antrean BBM, Pemprov Jambi juga tengah mengidentifikasi perusahaan pemasok dan peternak mandiri yang terdampak tingginya biaya angkut.
Johansyah mengatakan, apabila hasil identifikasi menunjukkan biaya transportasi menjadi salah satu penyebab kenaikan harga pangan, pemerintah akan menyiapkan langkah intervensi, termasuk dukungan terhadap ongkos angkut.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperlancar pasokan pangan sekaligus menekan biaya distribusi yang berpotensi dibebankan ke harga jual di tingkat konsumen.
Sementara itu, dari 27 komoditas pangan strategis yang dipantau setiap hari melalui laporan kabupaten/kota diketahui sejumlah komoditas tercatat alami kenaikan harga diatas harga acuan pemerintah (HAP) diantaranya beras premium, canai merag keriting, cabai rawit merah, jagung ditingkat peternak ,daging ayam ras dan lainnya yang tersebar di beberapa wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....