Sosialisasi RHL, Direktur Kemenhut Ajak Masyarakat Manfaatkan Bibit Pohon Gratis

  • 17 Sep 2026 16:42 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus menggenjot pemulihan lahan kritis di berbagai wilayah Indonesia. Untuk menangani sekitar 12,3 juta hektar lahan kritis di tanah air, Kemenhut menegaskan pentingnya kolaborasi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Penghijauan dan Perbenihan Tanaman Hutan Kemenhut, Bagus Novianto, S.Hut., M.P., saat menghadiri acara Sosialisasi Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Bersama Masyarakat dan Stakeholder di Jambi. Kamis, 17 September 2026.

Dalam sambutannya, Bagus menyatakan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendirian dalam menjalankan pemulihan lingkungan secara masif.

"Di Kementerian Kehutanan, kami tidak bisa melakukan itu sendiri. Perlu partisipasi dari masyarakat, stakeholder, pemerintah daerah, dan swasta untuk sama-sama menghijaukan Indonesia," tutur Bagus.

Ia menjelaskan, langkah penghijauan ini juga sejalan dengan program prioritas nasional Presiden, yaitu gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Dalam program tersebut, seluruh pusat persemaian di Indonesia dioptimalkan untuk mendukung penanaman bibit secara meluas.

Kemenhut menyediakan bibit gratis yang dikelola oleh Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Batanghari.

Bagus mengungkapkan, Bibit yang disediakan mencakup tanaman kehutanan serta jenis MPTS (Multi Purpose Tree Species) seperti tanaman buah-buahan yang bernilai ekonomi bagi masyarakat.

"Masyarakat bisa mengambil bibit secara gratis. Kami sudah menyediakan aplikasi berbasis web untuk memudahkan masyarakat. Tinggal mengisi formulir daring, nanti datang tinggal ambil bibitnya," kata Bagus.

Menanggapi karakteristik wilayah Jambi yang didominasi tanah gambut, Bagus memastikan bahwa jenis bibit yang disiapkan di BPDAS telah disesuaikan dengan kondisi spesifik lahan gambut agar memiliki tingkat keberhasilan tumbuh yang tinggi.

Sementara untuk kawasan Taman Nasional yang terdampak kebakaran lahan, Kemenhut berkomitmen melakukan pemulihan fungsi ekologis melalui penanaman kembali.

Untuk wilayah Jambi sendiri, target penanaman saat ini menyasar sekitar 300.000 batang bibit. Bagus mengajak sektor swasta untuk turut berkontribusi melengkapi kebutuhan bibit dan rehabilitasi lahan kritis melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....