NGOPI Kontribusi Lulusan Lembaga Pendidikan Islam untuk Kemajuan Jambi
- 16 Sep 2026 04:58 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., mengikuti kegiatan NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam). Pertemuan hari ini membahas kontribusi lulusan pendidikan Islam. Mengangkat tema “Kontribusi Lulusan Lembaga Pendidikan Islam terhadap Kemajuan Jambi”. Acara berlangsung di Pondok Pesantren As’ad Olak Kemang, Jambi, Sabtu 12 September 2026.
Kegiatan berlangsung bersama HBA, Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Jambi. Selain itu, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi turut menjadi bagian penyelenggara kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Prof. Kasful Anwar menekankan pentingnya peran pendidikan Islam dalam pembangunan daerah.
Menurutnya pendidikan Islam tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik. Lebih dari itu, lembaga pendidikan Islam harus membentuk sumber daya manusia yang berkarakter. Lulusan juga dituntut memiliki kemampuan adaptasi terhadap berbagai perubahan zaman. Selain adaptif, lulusan pendidikan Islam diharapkan mampu menjadi pribadi yang produktif. Karena itu, keberadaan lulusan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Menurut Prof. Kasful Anwar, pendidikan harus mampu menjawab berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan demikian, pendidikan tidak sekadar berorientasi pada pencapaian akademik peserta didik. Sebaliknya, pendidikan harus membentuk manusia yang mampu memberikan solusi bagi lingkungan sekitarnya.
Ia menilai prinsip tersebut menjadi salah satu tantangan penting bagi lembaga pendidikan Islam saat ini. Salah satu tantangan tersebut berkaitan dengan perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat. Penggunaan gawai menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan generasi muda dan santri.
Namun, perkembangan teknologi tidak seharusnya hanya dipandang sebagai ancaman bagi pendidikan. Menurutnya, teknologi justru dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan potensi peserta didik. Karena itu, lembaga pendidikan perlu mengajarkan penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Di sisi lain, pemanfaatan teknologi tetap harus berlandaskan nilai agama dan akhlak. “Gawai tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan generasi saat ini,” tuturnya.
Menurutnya terpenting yakni mengajarkan penggunaan gawai untuk hal-hal yang memberikan manfaat. Selain itu, pendidikan perlu menanamkan kepribadian serta akhlak yang baik kepada para santri. Dengan pendekatan tersebut, teknologi dapat menjadi instrumen pendukung proses pendidikan.
Pada saat bersamaan, nilai-nilai agama tetap menjadi landasan dalam membentuk karakter peserta didik. Prof. Kasful Anwar menegaskan bahwa karakter menjadi salah satu fondasi utama pendidikan. Sebab, perkembangan teknologi akan terus berlangsung dan menghadirkan berbagai perubahan baru.
Namun, kepribadian, akhlak, serta nilai-nilai agama harus tetap menjadi dasar dalam kehidupan. Karena itu, lembaga pendidikan Islam memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi yang unggul.
Generasi tersebut tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial. Dengan demikian, lulusan pendidikan Islam diharapkan mampu mengambil peran dalam pembangunan Jambi.
Peran tersebut dapat diwujudkan melalui kontribusi di bidang pendidikan, sosial, ekonomi, dan berbagai sektor lainnya. Melalui kegiatan NGOPI, kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat.
Kolaborasi ini penting untuk memperkuat kontribusi pendidikan Islam terhadap kemajuan daerah. Pada akhirnya, pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan generasi yang kompeten, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....