Pelatihan Kepemimpinan Administrator merupakan Pengembangan Kompetensi ASN

  • 15 Sep 2026 20:58 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Mukti, menjelaskan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Administrator merupakan bagian dari upaya pengembangan kompetensi ASN untuk memenuhi standar kompetensi jabatan administrator.

Menurut Mukti, pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan manajerial peserta sehingga mampu melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan secara profesional, efektif, efisien, dan berintegritas.

“Pelatihan tersebut diarahkan agar peserta mampu melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan secara profesional, efektif, dan berintegritas sesuai dengan standar kompetensi jabatan administrator,” tutur Mukti, selasa 15 september 2026.

Mukti menjelaskan, Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XI Provinsi Jambi Tahun 2026 dilaksanakan dengan metode blended learning. Pelatihan berlangsung mulai 20 Juli hingga 10 Desember 2026.

Metode blended learning tersebut mengombinasikan proses pembelajaran secara tatap muka dan pembelajaran melalui sistem daring. Dengan metode tersebut, peserta diharapkan tetap dapat mengikuti proses pembelajaran secara efektif sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan kompetensi kepemimpinan.

“Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi pemimpin yang profesional, berintegritas, dan adaptif. Mereka juga dituntut mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta membawa perubahan positif bagi organisasi pemerintahan,” kata Mukti.

Ia menambahkan, sebanyak 36 peserta yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XI Tahun 2026 berasal dari empat unsur pemerintah daerah, yakni Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Merangin, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, dan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Komposisi peserta tersebut terdiri atas 13 peserta dari Pemerintah Provinsi Jambi, 12 peserta dari Kabupaten Merangin, 8 peserta dari Kabupaten Muaro Jambi, dan 3 peserta dari Kabupaten Sarolangun.

Mukti berharap para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara konseptual selama mengikuti pelatihan, tetapi juga mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lingkungan kerja masing-masing.

Menurutnya, keberhasilan sebuah pelatihan kepemimpinan tidak hanya diukur dari selesainya seluruh tahapan pembelajaran, tetapi juga dari sejauh mana peserta mampu menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepemimpinan dalam menjalankan tugas sebagai pejabat administrator.

“Yang paling penting adalah bagaimana kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari. Para peserta diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Melalui Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XI Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jambi berharap dapat terus memperkuat kualitas sumber daya aparatur sekaligus membangun kepemimpinan birokrasi yang profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan.

Keberadaan pejabat administrator yang memiliki kompetensi kepemimpinan yang kuat diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan di masing-masing organisasi perangkat daerah dan pemerintah kabupaten. Dengan demikian, peningkatan kapasitas aparatur dapat berjalan seiring dengan upaya Pemerintah Provinsi Jambi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S.Sos., M H., membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) atau Diklatpim III Angkatan XI Provinsi Jambi Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Diklat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi, Selasa 15 September 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....