Lembaga Penyiaran Jambi Bertahan di tengah Gempuran Platform Digital dan AI

  • 09 Sep 2026 15:50 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi- Lembaga penyiaran di Provinsi Jambi dinilai masih mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan dengan platform digital dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jambi, Abdul Rahim, mengatakan dunia penyiaran di Jambi memang belum mengalami perkembangan yang signifikan. Namun, kemampuan lembaga penyiaran untuk tetap bertahan di tengah perubahan ekosistem media dinilai menjadi hal positif.

“Alhamdulillah dunia penyiaran di Provinsi Jambi ini bisa bertahan meskipun tidak berkembang secara signifikan. Minimal bisa bertahan, dia sudah untung di era kompetisi digital ini,” tutur Abdul Rahim, Rabu 9 September 2026.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar 72 lembaga penyiaran, baik lokal maupun nasional, yang menjadi bagian dari ekosistem penyiaran di Provinsi Jambi.

Perkembangan platform digital membuat lembaga penyiaran konvensional menghadapi tantangan baru dalam mempertahankan perhatian pemirsa.

Abdul Rahim mengatakan lembaga penyiaran tidak bisa hanya bertahan dengan pola konvensional. Mereka harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan siaran.

“Tantangannya tentu dengan perkembangan platform digital dibanding dunia penyiaran konvensional. Dunia penyiaran harus menarik simpati pemirsa dan beradaptasi dengan platform digital,” katanya.

Menurutnya, platform digital seharusnya tidak dilihat semata-mata sebagai ancaman. Jika dimanfaatkan dengan tepat, platform digital justru dapat menjadi sarana untuk mendukung dan memperluas jangkauan lembaga penyiaran.

“Mereka memanfaatkan, tidak menolak, tapi memang memanfaatkan platform digital ini untuk men-support penyiaran mereka,” katanya.

Ia mengingatkan lembaga penyiaran di Jambi agar tidak mengabaikan perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi. “Kalau tidak, mereka sedikit-sedikit bisa tersisih,” tutur Abdul Rahim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....