Sambut Hari Radio 81, RRI Jambi bersama DWP Beri Pelatihan Olah Sampah

  • 08 Sep 2026 16:21 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Menyambut Hari Radio ke-81, RRI Jambi melalui Bank Sampah Digital Radio bersama Dharma Wanita LPP RRI Jambi menggelar pelatihan pengolahan sampah bagi karyawan, anggota Dharma Wanita, masyarakat, hingga peserta PKL dan PPL, bertempat di gedung Auditorium LPP RRI jambi, Selasa, 8 september 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Radio ke-81 tingkat RRI Jambi. Pelatihan tidak hanya memberikan keterampilan dalam mengolah sampah, tetapi juga mendorong peserta melihat sampah sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Pengelola Bank Sampah Digital RRI Jambi sekaligus pemateri kegiatan, Adi Putra, mengatakan pelatihan kali ini memberikan keterampilan pengolahan sampah dalam beberapa bentuk produk yang dapat dimanfaatkan kembali.

Menurutnya, terdapat tiga jenis praktik yang diberikan kepada peserta, mulai dari pengelolaan kemasan air minum, pemanfaatan botol plastik berukuran 1,5 liter, hingga mengolah minyak jelantah menjadi lilin. “Pengolahan sampah yang kita laksanakan hari ini ada tiga jenis,” kata Adi Putra.

Salah satu materi yang diberikan yakni pemanfaatan kemasan air minum secara baik dan benar. Peserta juga diajarkan mengolah botol plastik berukuran 1,5 liter menjadi produk yang dapat digunakan sebagai tempat atau wadah untuk kebutuhan tertentu.

Selain sampah plastik, pelatihan juga menyasar limbah rumah tangga berupa minyak jelantah. Limbah minyak bekas memasak tersebut diolah menjadi lilin yang memiliki nilai guna sekaligus berpotensi menjadi produk bernilai jual.

Adi mengatakan antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan cukup tinggi, khususnya saat praktik membuat lilin dari minyak jelantah. Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur, di antaranya Dharma Wanita, karyawan dan karyawati LPP RRI Jambi, masyarakat umum, serta peserta PKL dan PPL. Menurut Adi, keterampilan mengolah minyak jelantah menjadi lilin dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh anggota Dharma Wanita RRI Jambi.

Produk lilin tersebut nantinya tidak hanya dapat digunakan untuk kebutuhan sendiri, tetapi juga berpotensi dijadikan suvenir, termasuk untuk berbagai kegiatan keluarga seperti pernikahan. “Ini bisa dijadikan suvenir atau juga bisa diolah menjadi lilin tadi dan bisa dijual sehingga bisa mendapatkan nilai ekonomis,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Bank Sampah Digital Radio RRI Jambi berharap edukasi mengenai pengelolaan sampah tidak berhenti pada kegiatan pelatihan. Peserta diharapkan dapat menerapkan keterampilan tersebut di lingkungan rumah maupun masyarakat.

Selain membantu mengurangi volume sampah, pemanfaatan limbah menjadi produk baru juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....