Sebanyak 1.846 Titik Panas Terpantau di Provinsi Jambi

  • 08 Sep 2026 16:32 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Sebanyak 1.846 titik panas atau hotspot terpantau di Provinsi Jambi selama tujuh hari pertama September 2026. Ketua Tim dan Data Informasi BMKG Sultan Taha Jambi Jaya Martua Sinaga mengatakan tingginya jumlah titik panas tersebut menjadi indikasi potensi kebakaran hutan dan lahan masih perlu diwaspadai.

"Jumlah hotspot tersebut tercatat sejak 1 hingga 7 September. Angkanya bahkan sudah mencapai lebih dari separuh jumlah titik panas yang terpantau sepanjang Agustus, yakni sekitar 3.000 titik," katanya kepada RRI, Selasa, 8 September 2026. Menurutnyq, Kondisi ini terjadi saat Provinsi Jambi masih berada dalam periode puncak musim kemarau.

"Cuaca yang panas dan intensitas penyinaran matahari yang tinggi membuat permukaan tanah dan lahan menerima panas dalam waktu cukup lama," ujarnya.

Di sisi lain, kelembapan yang rendah membuat kondisi lahan menjadi lebih mudah terbakar. Jaya Martua menyebut potensi kemudahan terjadinya kebakaran saat ini berada pada kategori sangat mudah terbakar. Api yang muncul dari aktivitas masyarakat dapat dengan cepat berkembang menjadi kebakaran.

Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya api, khususnya di lahan maupun kawasan hutan yang kering.

Di tengah kondisi tersebut, terdapat peluang hujan pada 10 hingga 11 September. Hujan lokal berpotensi terjadi di wilayah Jambi bagian timur dan tengah pada sore hingga malam hari. Hujan diharapkan dapat membantu mengurangi kondisi kering sekaligus menekan konsentrasi asap di udara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....