Karhutla Melanda 9 Kecamatan di Muaro Jambi, Jaluko Jadi Salah Satu Wilayah Rawan
- 07 Sep 2026 11:19 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menetapkan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan hingga 10 September 2026. Kebijakan tersebut menyusul meningkatnya kejadian karhutla yang telah berdampak di sembilan kecamatan. Kondisi kemarau panjang disertai suhu udara yang panas membuat lahan semakin kering dan meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, mengatakan Kecamatan Jaluko menjadi salah satu wilayah dengan intensitas kejadian karhutla yang cukup tinggi. Menurutnya, kondisi lahan yang kering membuat kawasan gambut maupun lahan mineral lebih mudah terbakar. “Kondisi saat ini memang cukup kering akibat musim kemarau yang panjang dan suhu udara yang panas. Jaluko menjadi salah satu wilayah yang cukup tinggi kejadian karhutlanya,” tutur Anari pada Senin 07 Sepetember 2026.
Anari menyebut penanganan dan pemantauan terus dilakukan bersama pihak terkait untuk mengantisipasi bertambahnya kejadian karhutla. Kondisi cuaca dan tingkat kekeringan lahan juga menjadi perhatian dalam upaya pencegahan, khususnya di wilayah yang memiliki lahan gambut dan mineral yang mudah terbakar.
Masyarakat Kabupaten Muaro Jambi diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Warga diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran. Peran masyarakat dinilai penting dalam mencegah meluasnya kejadian karhutla selama musim kemarau masih berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....