Digitalisasi Perbankan Tumbuh, Warga Jambi Makin Sadar Finansial
- 31 Agt 2026 22:05 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Masyarakat di Provinsi Jambi dinilai semakin melek terhadap perkembangan layanan finansial digital, yang juga beriringan dengan tumbuhnya kesadaran untuk disiplin menabung. Kemudahan akses teknologi perbankan saat ini diakui menjadi motor penggerak utama yang mendorong warga secara luas untuk melakukan berbagai transaksi keuangan cukup dari genggaman.
Area Head BNI Jambi, Reza Syahputra, mengungkapkan bahwa perubahan perilaku ekonomi ini sangat terlihat dari lonjakan minat masyarakat dalam memanfaatkan ekosistem perbankan digital untuk menunjang kebutuhan transaksi harian. Kombinasi antara kemudahan akses, kecepatan pemrosesan, hingga ragam fitur yang ditawarkan menjadi magnet tersendiri yang membuat masyarakat cepat beralih dari metode konvensional.
Meski adopsi teknologi sudah berjalan baik, Reza mengingatkan bahwa literasi keuangan secara fundamental harus terus didorong agar sejalan dengan masifnya penggunaan aplikasi.
"Literasi keuangan digital ini harus terus kita tingkatkan bersama. Harapannya, masyarakat tidak hanya sekadar bisa menggunakan layanan perbankannya, tetapi juga paham betul bagaimana mengelola uang tersebut secara bijak dan aman dari segala bentuk kejahatan," ujar Reza Syahputra, Senin, 31 Agustus 2026.
Selain kecakapan digital, ia turut menyoroti pentingnya merawat budaya menabung di tengah gempuran gaya hidup modern. Disiplin menyisihkan uang dinilai sebagai fondasi paling krusial untuk membangun kebiasaan mengatur arus kas yang sehat, sekaligus menjadi tameng persiapan guna menghadapi berbagai kebutuhan tak terduga di masa mendatang.
Ke depannya, Reza berharap perluasan akses layanan keuangan digital di wilayah Jambi dapat berjalan selaras dengan tingginya tingkat inklusi keuangan. Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan bisa semakin cerdas mengeksploitasi teknologi untuk kemapanan finansial, seraya menumbuhkan kewaspadaan ekstra terhadap berbagai celah risiko seperti penipuan online (phising) dan penyalahgunaan data pribadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....