Seluas Empat Hektare Lahan Sawit di Merangin Hangus Terbakar
- 31 Agt 2026 15:48 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menelan kerugian di wilayah Kabupaten Merangin. Kali ini, amukan si jago merah menghanguskan sekitar empat hektare kebun kelapa sawit milik warga di Desa Muara Panco, Kecamatan Renah Pembarap, pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Peristiwa terbakarnya lahan produktif tersebut pertama kali diketahui pada siang bolong. Beruntung, warga yang panik melihat kepulan asap langsung melapor ke petugas terkait agar api tidak merambat semakin luas.
Komandan Tim (Dantim) 1 Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Merangin, Raden, membenarkan adanya peristiwa karhutla tersebut. Ia menyebutkan, timnya langsung dikerahkan begitu menerima laporan darurat.
"Telah terjadi peristiwa kebakaran lahan seluas sekira 4 hektare di Desa Muara Panco. Kami mendapatkan laporan informasi dari warga sekira pada pukul 13.30 WIB. Setelah mendapatkan informasi, kami langsung terjun ke lokasi untuk memadamkan kobaran api yang membakar lahan tersebut," kata Raden saat dikonfirmasi.
Dalam proses pemadaman di lapangan, personel BPBD Merangin tidak bekerja sendirian. Mereka bahu-membahu bersama regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Merangin, serta aparat kepolisian dari Polsek Sungai Manau. Berkat kesigapan dan sinergi tim gabungan, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam.
"Kami tim gabungan berhasil memadamkan api sekira pada pukul 16.30 WIB. Saat ini kami sedang standby melakukan pendinginan lokasi, mencegah munculnya titik api di sekitar lokasi lahan yang terbakar," kata Raden.
Berkaca dari insiden yang terus berulang ini, Raden tak henti-hentinya memberikan imbauan keras kepada masyarakat luas. Mengingat cuaca kemarau yang membuat ilalang dan semak sangat mudah terbakar, ia meminta warga agar tidak sembarangan menyulut api. Kebiasaan membakar sampah tanpa pengawasan maupun praktik membuka lahan pertanian baru dengan cara dibakar harus segera dihentikan demi mencegah karhutla yang lebih parah di Merangin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....