BMKG: OMC Semai 1 ton NaCl ke Awan Potensial Hujan di Tanjabtim dan Tanjabbar

  • 30 Agt 2026 17:53 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi- Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kembali dilakukan di wilayah Jambi pada Minggu 30 Agustus 2026 untuk mengoptimalkan potensi hujan di tengah kondisi udara yang masih diselimuti asap.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi, Jaya Martua Sinaga, mengatakan pelaksanaan OMC hari ini dilakukan setelah pemantauan menunjukkan adanya pertumbuhan awan yang berpotensi menghasilkan hujan.

Menurut Jaya, pemantauan kondisi cuaca dilakukan secara intensif menggunakan radar cuaca. Dari hasil pemantauan tersebut, tim menemukan awan potensial hujan di wilayah Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat.

"Jam 2.45 tadi itu ada awan yang potensi hujan, kemudian kita lakukan penyemaian di awan hujan tersebut dengan bahan NHCL sebanyak 1.000 kg" kata Jaya kepada RRI, Minggu, 30 Agustus 2026.

Penyemaian dilakukan pada lapisan udara dengan ketinggian sekitar 5.000 hingga 10.000 feet. Pesawat kemudian diarahkan ke wilayah yang memiliki pertumbuhan awan konvektif dan berpotensi menghasilkan hujan.

"Kita memantau adanya awan konvektif di wilayah Tanjung Jabung Timur, sehingga kami bergerak. Pesawat menyemai bahan NaCl itu ke wilayah Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat, di situ kami lihat ada potensi," ujarnya.

Jaya menyebut pelaksanaan OMC masih akan dilanjutkan hingga 1 September 2026. Potensi hujan sendiri diperkirakan masih ada hingga 2 September.

"Pelaksanaan OMC ini diperpanjang sampai tanggal 1 September, jadi besok masih ada kegiatan OMC," katanya.

Meski demikian, pada 2 September tim OMC dijadwalkan kembali ke Jakarta. BMKG berharap efek dari kegiatan modifikasi cuaca pada hari-hari sebelumnya masih dapat dirasakan.

"Kalau tanggal 2, mudah-mudahan masih ada efeknya dari OMC hari-hari sebelumnya, karena tanggal 2 tim juga mau bergerak kembali pulang ke Jakarta," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....