BRMP Jambi Buka Ruang Kritik dan Masukan lewat Forum Konsultasi Publik 2026
- 24 Agt 2026 22:22 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi- Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun Anggaran 2026 sebagai ruang untuk menyerap aspirasi, kritik, dan masukan dari masyarakat serta para pemangku kepentingan terkait pelayanan publik.
Kepala BRMP Jambi, Yunimar, mengatakan forum tersebut menjadi momentum penting bagi pihaknya untuk memastikan pelayanan yang diberikan tidak hanya sesuai prosedur dan standar, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Bagi kami, pelayanan publik bukan hanya mengenai bagaimana sebuah pelayanan diberikan sesuai prosedur dan standar yang telah dibuat. Lebih dari itu, pelayanan publik harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memberikan kepastian, serta memberikan manfaat yang nyata bagi pengguna layanan,” ujar Yunimar saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik, Senin 24 Agustus 2026.
Menurutnya, FKP memiliki arti penting karena menjadi ruang bagi BRMP Jambi untuk mendengar secara langsung harapan, kritik, dan saran dari masyarakat maupun stakeholder.
Masukan tersebut, kata Yunimar, akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan ke depan.
“Kami menyadari dalam penyelenggaraan pelayanan masih terdapat ruang untuk melakukan perbaikan. Karena itu, setiap masukan tidak kami pandang sebagai kritik semata, tetapi sebagai bahan evaluasi dan energi untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.

Yunimar menambahkan, perubahan organisasi dan nomenklatur yang terjadi di lingkungan pertanian tidak boleh menjadi alasan bagi BRMP Jambi untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan secara maksimal kepada pengguna layanan.
“Ini sudah berganti nama beberapa kali. Tetapi tentunya dengan perubahan nama ini, insyaallah tidak mengurangi komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, BRMP Jambi juga menegaskan komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang mudah diakses, transparan, adaptif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Yunimar mengatakan keberhasilan pelayanan publik tidak semata-mata diukur dari terpenuhinya standar administrasi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kemudahan, kepastian, dan manfaat dari layanan yang diberikan.
“Pada akhirnya keberhasilan layanan publik tidak hanya diukur dari terpenuhinya standar administrasi, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan kemudahan, kepastian, dan manfaat dari pelayanan yang diberikan,” jelasnya.
Ia berharap FKP tidak berhenti sebagai agenda rutin atau sekadar formalitas, melainkan menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat segera ditindaklanjuti.
“Jangan sampai FKP ini hanya menjadi forum untuk pembicaraan, tapi lebih dari itu mari kita jadikan FKP sebagai forum untuk menghasilkan perbaikan pada layanan yang akan kami berikan kepada Bapak-Ibu sebagai pengguna layanan,” kata Yunimar.
Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh stakeholder dan pengguna layanan yang turut memberikan masukan dalam forum tersebut.
Ia berharap diskusi berlangsung terbuka dan konstruktif sehingga menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik BRMP Jambi secara berkelanjutan.
“Mari kita jadikan forum-forum seperti ini bukan hanya sebagai agenda tahunan, tetapi sebagai forum untuk perbaikan terhadap layanan yang ingin kami berikan,” katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri stakeholder terkait termasuk Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi dan Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi Almunawar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....