Wagub Sani Tekankan Intoleransi dan Waspadai Geng Motor, Narkotika
- 22 Agt 2026 14:24 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I, mengajak masyarakat untuk kembali menguatkan peran adat dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Ajakan itu disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Talang Duku Ke-56 Tahun 2026, bertempat di Rt.07 Dusun Sungai Rengas, Desa Talang Duku, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat 21 Agustus 2026 malam.
Dalam sambutan dan arahannya, Wagub Sani mengucapkan selamat hari jadi kepada seluruh warga Desa Talang Duku dan mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai waktu evaluasi capaian dan persiapan pembangunan ke depan. "Momentum ini menjadi wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT sekaligus kesempatan untuk melakukan evaluasi atas capaian yang telah diraih dan mempersiapkan langkah pembangunan ke depan," tutur Wagub Sani.
Wagub Sani menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan fisik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pemanfaatan teknologi dan digitalisasi. Ia mengingatkan bahwa pembangunan desa harus meliputi pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam menggunakan teknologi agar desa menjadi maju, mandiri, dan berdaya saing.
“Mari saya ulangi. Saya mengajak, kita kuatkan kembali peran adat dalam rangka persatuan dan kesatuan untuk kemasyarakat dan umat. Adat Provinsi Jambi ini, adat bersendi sara', sara' bersendikan kitabullah. Sara' mengatakan adat harus dijalankan," katanya.
Dalam kesempatan tersebut Wagub Sani menyoroti adanya pergeseran nilai di tengah masyarakat. Ia mencontohkan budaya hormat kepada orang tua seperti salaman dan cium tangan yang kini mulai ditinggalkan anak muda. Wagub Sani juga meminta jajaran Forkopimda hingga tingkat desa untuk lebih peka terhadap tiga persoalan yang dinilainya harus menjadi perhatian bersama, yaitu geng motor, narkotika serta intoleransi dan radikalisme.
“Saya pesan, mengajak kepada Pak Sekda, Pak Camat, Pak Kepala Desa, Pak Babinsa, Pak Bhabinkamtibmas, Pak Danramil, Pak Kapolsek. Kira-kira ini kita harus prihatin. Ini kita harus perhatikan,” tuturnya.
Selain itu, Wagub Sani juga mengajak masyarakat mendekatkan diri kepada ulama dan memperkuat pemahaman kebangsaan. “Mari dengan dasar keagamaan yang sempurna, kita belajar dengan para ulama, dengan memahami aturan NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, dengan memperkuat adat istiadat kita yang sudah membudaya. Tidak lapuk, tidak hujan, tidak lekang, tidak panas. Kita pertahankan, ” katanya.
Wagub Sani berharap Desa Talang Duku dan seluruh desa di Kabupaten Muaro Jambi tetap dalam keadaan aman, nyaman, damai, dan lebih baik. “Akhirnya mari bagaimanapun kita perlu pencerahan, perlu wawasan, perlu tambahan pengetahuan. Untuk itu mari kita dengarkan dengan ikhlas dan khusyuk nanti tausiyah yang akan disampaikan oleh Tuan Guru kita, Buya kita, Guru kita yang datang jauh-jauh, yang kita sebut dengan Buya, saya sebut dengan Kiai, dan Kiai Aidilfitri Syafiq , ” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....