Disdik Kota Jambi belum lakukan Merger terkait Sekolah minim Murid
- 19 Agt 2026 12:47 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi : Memasuki tahun ajaran 2026/2027, sejumlah sekolah tingkat SD hingga SMP di Kota Jambi tercatat masih mengalami krisis peserta didik baru. Kendati demikian, Dinas Pendidikan Kota Jambi hingga saat ini belum mengambil langkah ekstrem untuk menggabungkan atau mem-merger sekolah-sekolah yang minim murid tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, Sugiono, membenarkan adanya beberapa sekolah yang jumlah siswanya sangat minim, seperti SD Negeri 18 dan SMP Negeri 23. Namun, pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan. Pertimbangan utama Disdik saat ini adalah memastikan hak belajar para siswa tetap terpenuhi, sembari terus mengukur efektivitas serta efisiensi pengelolaan sekolah.
"Kedepannya tidak menutup kemungkinan di-merger, tapi untuk saat ini belum," kata Sugiono, Selasa, 18 Agustus 2026.
Sugiono menegaskan bahwa kebijakan penggabungan sekolah harus dikaji secara matang dan tidak bisa dilakukan secara instan. Sebab, potensi perkembangan pemukiman atau kawasan sekitar sekolah bisa saja memicu lonjakan jumlah anak usia sekolah di masa mendatang, sehingga keberadaan gedung sekolah tersebut tetap dibutuhkan masyarakat.
Guna menjaga roda kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berputar, Disdik Kota Jambi telah menggelar rapat internal bersama pihak sekolah. Khusus untuk SMP Negeri 23, pihak pengelola sekolah menyampaikan komitmennya untuk terus bertahan, dan Disdik pun memberi perhatian penuh terhadap upaya tersebut.
Tak hanya itu, Disdik juga berencana merangkul berbagai elemen terkait agar solusi yang diambil benar-benar tepat sasaran dan berkeadilan. "Kita juga akan mengundang tokoh masyarakat agar pengambilan keputusannya komprehensif," katanya.
Saat ini, Disdik Kota Jambi masih merapikan proses pendataan seluruh peserta didik. Data tersebut dipastikan terus bergerak dinamis hingga batas akhir (cut off) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada 31 Agustus mendatang. Setelah pemetaan data final selesai, barulah gambaran utuh mengenai kondisi riil tiap sekolah bisa terlihat dengan jelas. Sebagai catatan, langkah merger sekolah di wilayah Kota Jambi terakhir kali dilakukan pada tahun 2019 lalu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....