Asap Karhutla akan Pengaruhi Jarak Pandang di Jambi

  • 13 Agt 2026 22:18 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak terhadap kualitas udara, tetapi juga berpotensi mengurangi jarak pandang mendatar di wilayah Provinsi Jambi. Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, Jaya Martuah Sinaga, mengatakan jarak pandang dapat menjadi lebih pendek ketika konsentrasi asap meningkat, terutama pada malam hingga dini hari.

“Tidak hanya kualitas udara, tentunya berpengaruh dengan jarak pandang mendatar. Penglihatan mendatar menjadi lebih pendek,” kata Jaya Martuah Sinaga, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut lebih berpotensi terjadi ketika angin dalam kondisi tenang. Asap kemudian berkumpul di suatu wilayah sehingga jarak pandang menjadi berkurang.

“Khususnya malam dan dini hari ketika anginnya kalem atau teduh, asapnya terkumpul. Jarak pandang bisa pendek sampai pagi, sekitar pukul 09.00,” katanya.

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG dalam sepekan terakhir, jarak pandang masih berada pada kisaran 1 hingga 5 kilometer. Meski demikian, Jaya menyebut kondisi tersebut belum terlalu signifikan untuk mengganggu aktivitas penerbangan.

Ia menjelaskan, untuk penerbangan terdapat batas jarak pandang tertentu. Jika jarak pandang turun hingga di bawah sekitar 1.100 meter, aktivitas penerbangan perlu menunggu kondisi membaik.

“Kalau penerbangan ada batasnya. Di bawah 1.100 meter itu perlu menunggu aktivitas penerbangan. Kalau sekarang belum terlalu pekat, belum terlalu signifikan,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....