Ptroli di Tingkatkan dengan Tujuh Kabupaten Rawan Karhutla di Jambi

  • 13 Agt 2026 11:43 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi mengidentifikasi tujuh kabupaten yang masuk dalam pemetaan zona rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemetaan wilayah rawan ini menjadi fokus utama pencegahan mengingat tingginya potensi kemunculan titik panas (hotspot) akibat kondisi cuaca kering di musim kemarau.

Adapun ketujuh wilayah yang menjadi perhatian serius penanganan karhutla tersebut meliputi Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Tebo, Sarolangun, dan Merangin.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi, Andre Eko Rinjani, menjelaskan bahwa ketujuh kabupaten ini memiliki karakteristik vegetasi serta kawasan lahan gambut dan semak belukar yang rentan terbakar saat curah hujan menurun drastis.

"Ketujuh kabupaten ini menjadi prioritas pemantauan dan pengawasan mendalam oleh tim satgas gabungan, karena berdasarkan pemetaan, daerah-daerah tersebut memiliki kerawanan karhutla yang cukup tinggi di Provinsi Jambi," ujar Andre Eko Rinjani, Selasa, 11 Agustus 2026.

Untuk menekan risiko meluasnya kebakaran di wilayah rawan tersebut, BPBD Jambi bersama unsur TNI, Polri, Manggala Agni, dan relawan lokal mengintensifkan patroli darat serta memaksimalkan fungsi posko siaga bencana di tiap kecamatan.

Di samping pengawasan ketat, BPBD Jambi kembali memperingatkan warga dan pihak swasta di tujuh kabupaten tersebut agar tidak melakukan pembersihan atau pembukaan lahan dengan cara dibakar. Masyarakat mengimbau untuk segera melapor ke posko atau aparat terdekat apabila mendeteksi adanya kepulan asap awal di sekitar lokasi mereka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....