Musim Kemarau, Pemkot Jambi Gandeng Solok Pasok Pangan Murah
- 13 Agt 2026 11:53 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Menghadapi musim kemarau, Pemerintah Kota Jambi terus bergerak cepat memantau dan menjaga stabilitas pasokan serta harga kebutuhan pokok. Lewat langkah strategis ini, Pemkot memperkuat koordinasi dengan Bulog sekaligus membuka jalur kerja sama dengan daerah penyangga pangan di sekitar wilayah Sumatra.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi, Nella Ervina, menegaskan pentingnya langkah efisiensi dan inovasi di tingkat daerah agar lonjakan harga tak membebani warga.
"Untuk mitigasi pengendalian harga, kita berkoordinasi dengan Bulog sebagai instansi vertikal," ujar Nella, Rabu , 12 Agustus 2026.
| Baca juga: Muaro Jambi Siaga Hadapi Ancaman Karhutla |
Kolaborasi bersama Bulog ini diwujudkan lewat program Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pangan Murah. Menariknya, Pemkot Jambi mengombinasikan skema penyaluran bahan pokok murah ini dengan titik distribusi LPG 3 kilogram. Strategi "sekali jalan" ini dibuat agar warga yang sedang mengantre gas elpiji bisa langsung memborong kebutuhan dapur dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong.
"Jadi kebutuhan pokok tersebut langsung ke masyarakat. Waktunya berbarengan dengan kedatangan gas 3 kilogram, jadi pengguna gas 3 kilogram dapat langsung membeli pangan murah tersebut," jelasnya.
Tak berhenti di Bulog, Pemkot Jambi juga mulai melirik daerah penghasil komoditas yang jaraknya cukup dekat. Salah satu yang dibidik adalah Kabupaten Solok, Sumatra Barat, yang selama ini memang menjadi pemasok langganan para pedagang di pasar tradisional Kota Jambi.
"Kita akan mencukupi bahan pokok itu dari daerah terdekat, yaitu Solok. Ternyata pedagang kita juga banyak yang membeli dari Solok," katanya.
Memangkas jarak tempuh distribusi menjadi kunci penting pengendalian inflasi pangan saat ini. Jika harus terus bergantung pada pasokan dari Pulau Jawa, ongkos logistik dan angkutan yang membengkak dipastikan bakal mengerek harga jual di tingkat konsumen.
"Kita juga memastikan kebutuhan barang yang dibutuhkan di Jambi bisa dihasilkan dari sana. Kalau kita mendatangkan dari Jawa, permasalahannya harga distribusi yang tinggi dan tentu mempengaruhi harga," ujar Nella.
Saat ini, Pemkot Jambi sedang merampungkan proses administrasi agar kerja sama antardaerah tersebut bisa segera berjalan. Kombinasi antara efisiensi rantai pasok dari Solok dan dukungan pangan murah dari Bulog diharapkan sanggup membentengi daya beli masyarakat Kota Jambi di sepanjang musim kemarau.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....