BMKG: Musim Kemarau Jambi Diprediksi Berlangsung hingga Oktober
- 13 Agt 2026 13:02 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Musim kemarau di Provinsi Jambi diprediksi masih berlangsung hingga Oktober 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi dinamika iklim global yang menyebabkan suplai uap air untuk pembentukan awan hujan relatif rendah. Situasi ini membuat potensi hujan di sejumlah wilayah Jambi masih terbatas, terutama selama puncak musim kemarau.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi, Jaya Martua Sinaga, mengatakan kondisi El Niño menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minimnya potensi hujan di Indonesia. Menurutnya, kondisi El Niño saat ini berada pada kategori kuat dengan indeks mencapai 1,5 positif, sehingga suplai uap air yang mendukung pembentukan hujan menjadi sangat rendah.
“Kalau sekarang ini kan El Niño. Apalagi indeksnya menunjukkan El Niño kuat, 1,5 itu positif. Artinya suplai uap air untuk mendukung terjadinya hujan ini sangat kecil di Indonesia,” ujarnya, Rabu (13/8/2026). Ia menjelaskan, kondisi El Niño tersebut diperkirakan masih bertahan hingga September. Sementara memasuki Oktober, peluang hujan mulai meningkat, meski intensitasnya diperkirakan belum signifikan.
Jaya menambahkan, selain El Niño, kondisi iklim global lainnya juga turut memengaruhi pertumbuhan awan, khususnya di wilayah Indonesia bagian barat. “Untuk kemarau ini Agustus sampai Oktober masih kemarau, masih musim kemarau,” katanya. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian wilayah Jambi masih berpotensi mengalami cuaca panas dan minim hujan dalam beberapa waktu ke depan.
Dengan kondisi kemarau yang masih berlangsung, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat kondisi lahan yang kering dapat membuat api lebih mudah menyebar dan meningkatkan risiko munculnya kabut asap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....