Terdapat 2.524 Titik Panas Terdeteksi di Jambi sejak Januari hingga Agustus
- 13 Agt 2026 12:57 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Sebanyak 2.524 titik panas (hotspot) terpantau tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi sepanjang periode 1 Januari hingga 10 Agustus 2026. Jumlah tersebut menjadi perhatian karena sebagian besar titik panas terpantau saat wilayah Jambi masih berada dalam periode musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi, Jaya Martua Sinaga, mengatakan jumlah titik panas menunjukkan peningkatan pada Agustus 2026. Bahkan, dalam 10 hari pertama Agustus, BMKG telah mencatat lebih dari 500 titik panas yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Jambi.
“Dari 1 Januari hingga 10 Agustus, ada kita rekap 2.524 titik panas yang tersebar di kabupaten dan kota di Provinsi Jambi,” ujar Jaya Martua Sinaga.
Ia menjelaskan, peningkatan tersebut terlihat dari jumlah hotspot yang terpantau sepanjang 1 hingga 10 Agustus yang telah mencapai kisaran 500 titik. Menurutnya, jumlah tersebut tergolong cukup tinggi karena terjadi hanya dalam kurun waktu 10 hari. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama, terutama dengan masih berlangsungnya musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko munculnya kebakaran.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar. Aktivitas pembakaran lahan yang tidak terkendali berpotensi memicu kebakaran meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta kualitas udara. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....