Kualitas Udara Fluktuatif Warga Diminta gunakan Masker
- 13 Agt 2026 12:51 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Masyarakat di Kota Jambi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara yang fluktuatif akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi kualitas udara dalam beberapa hari terakhir berada pada kategori sedang hingga tidak sehat, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi, Jaya Martua Sinaga, mengatakan terdapat partikel-partikel yang mengambang di udara dan berpotensi mengganggu kesehatan apabila terhirup. Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan, termasuk infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). “Memang ada partikel-partikel yang mengambang di udara. Kemudian partikel itu jika terhirup atau masuk ke alat pernapasan bisa mengganggu kejadian ISPA,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 12 Agustus 2026.
Karena itu, masyarakat yang melakukan aktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker, terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi paparan partikel di udara. Masyarakat juga diharapkan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk.
Selain memengaruhi kualitas udara, asap dan kabut juga dapat menurunkan jarak pandang, terutama pada malam hingga pagi hari. Jaya mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian para pengguna kendaraan karena jarak pandang yang pendek dapat meningkatkan risiko kecelakaan. “Pada dini hari dan pagi hari, akibat asap maupun kabut ini memengaruhi visibility, sehingga menjadi pendek. Apabila kita mengendarai kendaraan agar berhati-hati dan terus mewaspadai jarak pandang yang cukup pendek,” katanya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan kondisi udara dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, khususnya pada pagi hari. Pengendara juga diminta mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman ketika jarak pandang mulai berkurang. Kewaspadaan bersama diperlukan agar dampak asap karhutla terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....