Angin Kencang dan Sumber Air Terbatas Hambat Pemadaman Karhutla Sungai Gelam
- 11 Agt 2026 07:10 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi- Kondisi lahan yang kering, angin kencang, serta terbatasnya sumber air menjadi kendala utama dalam penanganan kebakaran lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Koordinator Wilayah Manggala Agni Provinsi Jambi, Rinaldi, mengatakan kondisi tersebut membuat upaya pemadaman harus dilakukan secara maksimal, baik melalui jalur darat maupun udara.
"Operasi darat sudah masuk hari kelima. Kondisi lapangan saat ini masih sangat kering, angin juga bertiup kencang. Itu menjadi kendala kita di lapangan, termasuk sumber air yang juga terbatas," ujar Rinaldi, Senin 10 agustus 2026.

Untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran, petugas bersama sejumlah perusahaan menggunakan alat berat untuk membuat sekat bakar. Langkah tersebut dilakukan untuk membatasi pergerakan api agar tidak semakin meluas.
Sementara dari udara, operasi water bombing juga dilakukan dengan dukungan dua hingga empat helikopter dari BNPB dan Sinar Mas Group.
Menurut Rinaldi, satgas udara juga berupaya memutus kepala api sehingga tim di darat dapat melanjutkan proses penyisiran dan pemadaman. "Satgas udara juga memutus kepala api. Harapannya kepala api bisa padam, sehingga tim tinggal menyisir di bawah," katanya.

Namun, kondisi cuaca di lokasi kembali menjadi kendala. Pada Senin pagi, kabut dan asap membuat jarak pandang terbatas sehingga pemantauan melalui drone maupun dari udara tidak optimal.
"Visual pagi tadi di lokasi sangat berkabut. Kabut dan asap sudah mulai di lokasi, sehingga visual drone maupun visual dari satgas udara agak kurang terlihat," jelasnya.

Rinaldi memastikan petugas masih menemukan sejumlah api aktif yang harus ditangani. "Masih ada beberapa api aktif yang masih perlu kita padamkan," ujarnya.
Meski belum dapat memastikan kapan kebakaran sepenuhnya padam, tim menargetkan api dapat ditangani dalam pekan ini. "Target kita dalam minggu ini harus padam," tegas Rinaldi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....