BMKG Ingatkan Dampak El Nino terhadap Cuaca dan Suhu di Jambi

  • 10 Agt 2026 12:50 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Sebagian wilayah Provinsi Jambi mulai memasuki musim kemarau sejak dasarian III Juli 2026. Wilayah tersebut meliputi Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, Kerinci, dan Kota Sungai Penuh. Memasuki dasarian I Agustus 2026, hampir seluruh wilayah Jambi diprediksi mulai memasuki musim kemarau sehingga potensi kekeringan diperkirakan semakin meningkat.

Forecaster BMKG Stasiun Klimatologi Jambi, Sri Utami, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi fenomena El Nino yang pada 2026 diprediksi berada pada kategori kuat dan berpotensi meningkat menjadi El Nino sangat kuat pada September hingga awal Januari mendatang. “Kondisi El Nino menyebabkan curah hujan di sebagian besar wilayah Jambi berkurang, sehingga risiko kekeringan selama musim kemarau menjadi lebih tinggi,” ujar Sri Utami pada senin 10 Agustus 2026.

Ia menyebut intensitas El Nino tahun ini diperkirakan lebih kuat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain menyebabkan penurunan curah hujan, fenomena tersebut juga berpotensi memicu peningkatan suhu udara di wilayah Jambi. “Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, intensitas El Nino tahun ini diperkirakan lebih kuat. Dampaknya tidak hanya terhadap curah hujan, tetapi juga dapat meningkatkan suhu udara,” katanya.

BMKG mencatat suhu maksimum di Provinsi Jambi dalam beberapa pekan terakhir mencapai 34,8 derajat Celsius. Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan suhu seiring menguatnya pengaruh El Nino. BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau, terutama potensi kekeringan yang dapat memengaruhi ketersediaan air dan aktivitas pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....