BNNP Jambi Sosialisasi Bahaya Narkoba ke 2.500 Siswa
- 06 Agt 2026 13:47 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Hal itu diwujudkan melalui Sosialisasi Akbar Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme (IRET), TCC, Perundungan, serta Bahaya Narkoba yang digelar di GOR Basket Arena Eks MTQ Serunai Bungo, Rabu 5 Agustus 2026.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol. Asep Saepudin, diikuti sekitar 2.500 pelajar SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Bungo. Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Bungo Dedi Putra, Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat, unsur Forkopimda, serta Kasatgaswil Densus 88 Kombes Pol. Beri Diatra.
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta mampu menangkal berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan bangsa, mulai dari paham radikal hingga penyalahgunaan narkotika.
Pada kesempatan itu, Kepala BNNP Jambi juga menyerahkan Piagam Penghargaan P4GN kepada Bupati Bungo sebagai bentuk apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Deklarasi Relawan Anti Narkoba Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Bungo, sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba. Kasatgaswil Densus 88, Kombes Pol. Beri Diatra, memberikan materi mengenai pencegahan intoleransi, radikalisme, ekstremisme, terorisme, TCC, serta perundungan.
Sementara itu, Brigjen Pol. Asep Saepudin menyampaikan materi bertajuk "Mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui Ketahanan Masyarakat terhadap Ancaman Narkotika."
Dalam paparannya, Asep menjelaskan perkembangan penyalahgunaan narkotika di Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi. Ia mengingatkan bahwa pola dan modus peredaran narkoba terus berkembang sehingga diperlukan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Tak hanya itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai bahaya vape yang mengandung etomidate atau dikenal sebagai "vape zombie", yang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan dan dapat menjadi pintu masuk penyalahgunaan narkotika. Brigjen Pol.
Asep Saepudin mengajak para guru, orang tua, pelajar, hingga masyarakat untuk menjadi mitra BNN dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas narkoba.
Ia juga mendorong pemanfaatan BNN Call Center 184 sebagai sarana pelaporan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
"Melalui sinergi seluruh elemen masyarakat, kita dapat membangun generasi yang sehat, produktif, berprestasi, dan memiliki daya tahan terhadap ancaman narkotika demi mewujudkan Indonesia Emas 2045," tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen BNNP Jambi yang tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga memperkuat edukasi, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor dalam perang melawan narkoba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....