Ekonomi Provinsi Jambi Semester I-2026 di Bandngkan Semester I-2025

  • 06 Agt 2026 12:52 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Perekonomian Provinsi Jambi 2026 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2026 mencapai Rp96,62 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp48,26 triliun. Hal ini disampaikan Kepala BPS provinsi Jambi Aidil Adha dalam rilis bersama DJPb ,BI dan Bappeda provinsi Jambi yang dilakukan secara tatap muka dan daring, Rabu, 5 Agustus 2026.

Disampaikan Aidil adha, Ekonomi Provinsi Jambi Semester I-2026 terhadap Semester I-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 4,24 persen (c-to-c).

" Dari sisi produksi, pertumbuhan terjadi pada sebagian besar lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada Lapangan Usaha Pengadaan Listrik dan Gas yaitu sebesar 12,39 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,75 persen," Katanya.

Menurutnya, Ekonomi Provinsi Jambi triwulan II-2026 terhadap triwulan II-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 4,15 persen (y-on-y).

" Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,39 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 9,85 persen," ucapnya.

Untuk Ekonomi Provinsi Jambi triwulan II-2026 terhadap triwulan I-2026 mengalami pertumbuhan sebesar 5,38 persen (q-to-q). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,66 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 37,29 persen.

"Dari sisi produksi, struktur ekonomi Provinsi Jambi pada triwulan II-2026 didominasi oleh Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB sebesar 32,98 persen. Sementara pada sisi pengeluaran, PDRB banyak digunakan oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 70,92 persen," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....