Penyebab dan akibat Kufur Nikmat
- 04 Agt 2026 13:04 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Sebagai seorang Muslim, sudah sepatutnya kita mensyukuri setiap nikmat yang Allah berikan. Kufur nikmat bukan berarti keluar dari agama, tetapi sikap tidak mensyukuri nikmat Allah, mengingkari karunia-Nya, atau menggunakan nikmat tersebut untuk bermaksiat. Allah Swt. berfirman:
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu. Tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.'" (QS. Ibrahim: 7)
Ustadz Syafrizal, SHI, mengatakan ada beberapa hal yang dapat menyebabkan seseorang kufur nikmat antara lain:
•Lemahnya iman, sehingga seseorang lupa bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah Swt.
•Sifat sombong, merasa semua keberhasilan semata-mata hasil usaha pribadi tanpa pertolongan Allah.
•Terlalu mencintai dunia, sehingga selalu merasa kurang dan tidak pernah puas.
•Kurang berdzikir dan bersyukur, sehingga hati menjadi lalai dari mengingat Allah.
•Menggunakan nikmat untuk bermaksiat, seperti menyalahgunakan harta, ilmu, jabatan, atau kesehatan untuk hal yang dilarang.
Akibat Kufur Nikmat
Kufur nikmat membawa dampak yang buruk, baik di dunia maupun di akhirat, di antaranya:
Hilangnya keberkahan dalam hidup.
Nikmat dapat dicabut atau diganti dengan kesulitan.
Hati menjadi keras, gelisah, dan sulit merasakan ketenangan.
Rezeki terasa sempit meskipun secara lahir tampak berkecukupan.
Mendapat ancaman azab Allah apabila tidak segera bertaubat.
Sebaliknya, orang yang bersyukur akan memperoleh tambahan nikmat, ketenangan hati, keberkahan hidup, serta semakin dekat kepada Allah Swt.
Marilah kita senantiasa menjadi hamba yang pandai bersyukur. Rasa syukur diwujudkan dengan hati yang mengakui nikmat Allah, lisan yang memuji-Nya, dan anggota tubuh yang menggunakan setiap nikmat dalam ketaatan kepada-Nya. Semoga Allah Swt. menjadikan kita termasuk orang-orang yang selalu bersyukur dan dijauhkan dari sifat kufur nikmat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....