BPBD Muaro Jambi Perioritas Lima Kecamatan Darurat Karhutla

  • 03 Agt 2026 10:18 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Sejak April 2026, pemerintah daerah telah menetapkan status Siaga Darurat Karhutla yang akan berlangsung hingga Oktober 2026.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, S.E., mengatakan penetapan status siaga darurat bertujuan mempercepat koordinasi dan penanganan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Menurut Anari, saat ini Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Provinsi Jambi juga telah menyiapkan posko penanganan di Kabupaten Muaro Jambi. Keberadaan posko tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas instansi dalam upaya pencegahan, pemantauan, hingga penanggulangan karhutla selama musim kemarau.

Ia menjelaskan, terdapat lima kecamatan yang menjadi prioritas pengawasan karena memiliki tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi. Kelima wilayah tersebut yakni Kecamatan Sungai Gelam, Muaro Sebo, Kumpeh Ulu, Kumpeh, dan Taman Rajo.

"Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan bersama seluruh unsur terkait. Masyarakat juga diharapkan tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani lebih cepat," ujar Anari, Jumat, 31 Juli 2026.

BPBD Muaro Jambi mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Sinergi antara pemerintah, aparat, perusahaan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muaro Jambi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....