LAMDIK Sosialisasikan Skema Baru Tugas Akhir Magister
- 31 Jul 2026 07:47 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), Prof. Dr. Sumiyadi, M.Hum., memaparkan perubahan skema penyelesaian studi mahasiswa program magister dalam Workshop Revitalisasi Kurikulum Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (MPBSI) FKIP Universitas Jambi, Kamis 30 Juli 2026. Perubahan tersebut memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya akademik yang inovatif sesuai perkembangan kebutuhan pendidikan tinggi.
Prof. Sumiyadi menjelaskan, kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025 yang mengatur bahwa mahasiswa program magister tidak lagi diwajibkan menyelesaikan studi hanya melalui penyusunan tesis. Menurutnya, regulasi baru membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan bentuk tugas akhir yang lebih beragam.
"Mahasiswa pada program magister wajib diberikan tugas akhir dalam bentuk tesis, prototipe, proyek, atau bentuk tugas akhir lainnya yang sejenis. Jadi tidak harus tesis," ujarnya.
Ia menambahkan, tugas akhir berbentuk prototipe maupun proyek dapat dikembangkan melalui pendekatan Arts-Based Research (ABR) maupun Arts-Based Educational Research (ABER). Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dapat menghasilkan karya berbasis riset, seperti musikalisasi puisi, pementasan drama, film sastra, maupun bentuk karya kreatif lainnya yang memiliki landasan akademik yang kuat.
Menurut Prof. Sumiyadi, inovasi dalam bentuk tugas akhir tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam meningkatkan produktivitas karya inovatif mahasiswa. Selain memberikan pengalaman akademik yang lebih kontekstual dan aplikatif, keberagaman luaran penelitian juga menjadi nilai tambah dalam pemenuhan indikator akreditasi unggul bagi program studi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....