Ground Check Selalu Dilakukan untuk Pastikan Titik api
- 30 Jul 2026 22:01 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - BPBD Kabupaten Sarolangun menegaskan bahwa tidak seluruh titik panas (hotspot) yang terdeteksi melalui citra satelit merupakan indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, setiap informasi yang diterima selalu diverifikasi melalui pengecekan langsung di lapangan guna memastikan kondisi sebenarnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sarolangun, Yen Aswadi, mengatakan pihaknya mengacu pada data hotspot yang dirilis BMKG sebagai salah satu dasar pemantauan. Namun, data tersebut tidak serta-merta dijadikan acuan bahwa telah terjadi kebakaran.
"Kami mengacu pada data hotspot dari BMKG, tetapi tetap dilakukan ground check. Belum tentu hotspot itu ada api," ujar Yen Aswadi, Rabu 29 Juli 2026.
Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu terdeteksi sebuah hotspot di kawasan perusahaan yang berada di Kecamatan Batin VIII. Setelah tim BPBD melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi, tidak ditemukan adanya titik api maupun indikasi kebakaran hutan dan lahan.
Menurut Yen, proses verifikasi lapangan menjadi langkah penting agar penanganan karhutla dilakukan secara tepat sasaran. Selain memastikan kondisi sebenarnya, pengecekan juga bertujuan menghindari kesalahan informasi yang dapat menimbulkan kepanikan di masyarakat.
Selain mengandalkan pemantauan melalui data satelit, BPBD Kabupaten Sarolangun juga membuka jalur pelaporan dari masyarakat melalui layanan call center. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti dengan meminta bukti pendukung berupa foto, video, serta titik koordinat lokasi.
"Kalau masyarakat melapor, kami minta foto, video, dan titik koordinatnya. Setelah itu tim langsung bergerak ke lokasi tanpa harus melalui prosedur berjenjang," kata Yen.
BPBD berharap partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan potensi kebakaran dapat mempercepat penanganan di lapangan, sehingga risiko meluasnya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....