Stunting di Atas Usia Dua Tahun Tetap Dapat Intervensi Gizi

  • 30 Jul 2026 13:20 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi – Anak yang telah berusia di atas dua tahun dan mengalami stunting masih memiliki peluang mendapatkan intervensi melalui program kesehatan. Meski demikian, bentuk penanganannya berbeda dengan upaya pencegahan yang dilakukan pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang merupakan periode paling penting dalam mencegah terjadinya stunting.

Ketua Tim Kerja Pengelolaan Kependudukan Perwakilan Kemenduk Bangga BKKBN Provinsi Jambi, Yuslidar, menjelaskan bahwa penanganan anak yang sudah mengalami stunting menjadi bagian dari intervensi spesifik yang dilakukan oleh sektor kesehatan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan status gizi sekaligus memantau perkembangan pertumbuhan anak secara berkala.

Menurut Yuslidar, setiap anak yang terindikasi mengalami stunting akan menjalani pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk mengetahui kondisi pertumbuhannya. Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam menentukan bentuk intervensi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak.

"Anak akan diukur tinggi dan berat badannya untuk mengetahui kondisi pertumbuhannya. Selanjutnya, tenaga kesehatan dapat memberikan intervensi berupa dukungan gizi, seperti susu, telur, atau makanan bergizi lainnya," ujar Yuslidar.kamis 30 Juli 2026.

Ia menegaskan bahwa intervensi tersebut bukan bertujuan mengobati stunting secara instan, melainkan memperbaiki status gizi anak agar pertumbuhannya semakin optimal. Karena itu, Yuslidar mengingatkan pentingnya keterlibatan orang tua dalam memastikan anak memperoleh asupan gizi seimbang, pemantauan kesehatan rutin, serta pola asuh yang baik agar kualitas tumbuh kembang anak dapat terus meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....