Puluhan Hektar Lahan Perkebunan di Batang Hari Hangus Terbakar

  • 30 Jul 2026 12:53 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Batang Hari kian meluas. Hingga kini, puluhan hektar lahan yang mayoritas berupa perkebunan warga dan area kosong dilaporkan hangus dilahap si jago merah.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari mencatat ada 145 titik indikasi karhutla yang tersebar di berbagai wilayah. Angka ini terdiri dari 98 hotspot (titik panas) dan 47 fire spot (titik api), dengan total luasan lahan terbakar menembus 50,57 hektar.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Batang Hari, Asriyal, mengonfirmasi bahwa sebagian besar lokasi yang dilalap api merupakan lahan milik masyarakat.

"Dari puluhan hektar yang terbakar ini rata-rata merupakan lahan perkebunan masyarakat," katanya, Selasa, 28 Juli 2026.

Terkait pemicu kebakaran di sejumlah titik tersebut, Asriyal menyebut dugaan kuat mengarah pada aktivitas pembukaan lahan secara tidak bertanggung jawab oleh warga setempat.

"Penyebab sementara ini diduga dari masyarakat yang membersihkan lahan dengan cara dibakar sehingga api meluas ke area sekitarnya," ujarnya.

Berikut Rincian Sebaran Titik Panas, Titik Api, dan Luas Karhutla per Kecamatan di Batang Hari:

Kecamatan Bajubang: 37 titik (25 hotspot, 12 fire spot) — Luas terbakar 17,2 hektar

Kecamatan Batin XXIV: 20 titik (14 hotspot, 6 fire spot) — Luas terbakar 8,45 hektar

Kecamatan Muara Bulian: 22 titik (8 hotspot, 14 fire spot) — Luas terbakar 6,32 hektar

Kecamatan Muara Tembesi: 20 titik (15 hotspot, 5 fire spot) — Luas terbakar 5,19 hektar

Kecamatan Pemayung: 3 titik (2 hotspot, 1 fire spot) — Luas terbakar 5 hektar

Kecamatan Mersam: 10 titik (5 hotspot, 5 fire spot) — Luas terbakar 4,35 hektar

Kecamatan Maro Sebo Ulu: 28 titik (26 hotspot, 2 fire spot) — Luas terbakar 3,25 hektar

Kecamatan Maro Sebo Ilir: 5 titik (3 hotspot, 2 fire spot) — Luas terbakar 0,8 hektar

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....