UIN Jambi Melepas 20 peserta Retret Penulis Ilmiah Secara Resmi

  • 28 Jul 2026 18:46 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menunjukkan komitmennya mempercepat lahirnya guru besar melalui penguatan budaya publikasi ilmiah. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menyelenggarakan Retret Penulisan Artikel Ilmiah bagi dosen.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., secara resmi melepas 20 peserta retret, Selasa 28 Juli 2026. Pelepasan berlangsung di depan Unit Pengembangan Bahasa Kampus Telanaipura. Selanjutnya, para peserta mengikuti kegiatan intensif selama sepekan di Hotel Ar Ryadh, Kuala Tungkal. Program tersebut menjadi bagian dari strategi universitas mempercepat peningkatan jabatan akademik menuju guru besar.

Dalam arahanya, Kasful Anwar menegaskan retret bukan sekadar pelatihan menulis artikel ilmiah. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan proses pembentukan kapasitas akademik melalui konsentrasi penuh. Ia menjelaskan konsep retret memiliki makna mendalam dalam tradisi Islam. Retret dapat dimaknai sebagai uzlah, yakni mengasingkan diri untuk mematangkan kapasitas dan kualitas diri.

“Retret, dalam tradisi Islam, dapat dimaknai sebagai uzlah, yakni mengasingkan diri untuk mematangkan kapasitas diri. Jadikan satu pekan ini sebagai kesempatan menyelesaikan satu artikel yang layak menjadi syarat khusus menuju guru besar,” katanya.

Selain itu, Rektor menegaskan universitas memberikan dukungan penuh kepada dosen yang sedang menempuh percepatan jabatan akademik. Dukungan tersebut diwujudkan melalui program pendampingan yang terstruktur. Menurutnya, publikasi ilmiah internasional menjadi syarat penting dalam pengusulan guru besar. Karena itu, universitas terus menghadirkan program yang membantu dosen memenuhi persyaratan tersebut.

Prof. Kasful Anwar juga meminta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) memastikan seluruh peserta mengikuti setiap tahapan kegiatan secara disiplin. Pendampingan yang konsisten dinilai menjadi kunci keberhasilan retret. Ia berharap target menghasilkan 20 artikel ilmiah pada akhir kegiatan dapat tercapai. Hasil tersebut diharapkan memperkuat produktivitas publikasi dosen UIN STS Jambi.

Di hadapan seluruh peserta, Rektor mengingatkan bahwa perjalanan menuju guru besar membutuhkan kesungguhan. Proses tersebut juga memerlukan kerja keras, fokus, dan pengorbanan. Menurutnya, mengikuti retret berarti bersedia meninggalkan berbagai aktivitas rutin. Langkah itu dilakukan agar peserta dapat memberikan perhatian penuh terhadap penyelesaian karya ilmiah.

“Menjadi guru besar membutuhkan usaha yang tidak ringan. Retret ini adalah bentuk ikhtiar akademik yang menuntut fokus dan komitmen. Saya berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya sehingga pulang membawa satu artikel yang siap dipublikasikan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UIN STS Jambi, Fridiyanto, melaporkan retret diikuti 20 peserta. Peserta terdiri atas penulis utama dan penulis pendamping. Menurut Fridiyanto, retret penulisan dirancang sebagai ruang akademik yang memungkinkan dosen memusatkan perhatian pada penyelesaian artikel ilmiah. Seluruh artikel disusun berdasarkan data penelitian yang telah dipersiapkan peserta.

Selain itu, setiap peserta memperoleh pendampingan intensif dari instruktur berpengalaman. Pendampingan dilakukan hingga artikel memenuhi standar publikasi jurnal internasional bereputasi, khususnya jurnal terindeks Scopus.

“Selama sepekan peserta akan fokus menyelesaikan satu artikel berdasarkan data penelitian yang telah dipersiapkan. Setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 22.00, peserta didampingi instruktur untuk mengembangkan naskah agar layak dipublikasikan pada jurnal terindeks Scopus,” ujarnya.

Fridiyanto menegaskan keberhasilan retret tidak hanya ditentukan kualitas pendampingan. Namun, kedisiplinan dan komitmen peserta menjadi faktor yang tidak kalah penting. Karena itu, seluruh peserta diminta memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. Mereka diharapkan mampu menyelesaikan satu artikel ilmiah yang siap diajukan ke jurnal internasional.

Melalui program retret penulisan artikel, UIN STS Jambi berharap budaya publikasi ilmiah semakin menguat di kalangan dosen. Program ini tidak hanya mendukung percepatan jabatan akademik guru besar, tetapi juga meningkatkan kualitas riset dan daya saing universitas di tingkat internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....