Kasus Perceraian Jambi Dipicu Masalah Ekonomi Finansial
- 24 Jul 2026 14:32 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi – Angka perceraian di Provinsi Jambi masih tergolong tinggi dengan berbagai faktor yang melatarbelakanginya. Selain kesiapan mental dan kedewasaan pasangan, kondisi ekonomi menjadi salah satu aspek yang dinilai sangat menentukan keberlangsungan rumah tangga. Tantangan di era digital juga turut memengaruhi ketahanan keluarga, terutama akibat maraknya praktik judi online dan penggunaan pinjaman online yang berdampak pada stabilitas keuangan rumah tangga.
Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI Provinsi Jambi, Prof. Illy Yanti, mengatakan persoalan ekonomi hingga kini masih menjadi penyebab utama tingginya angka perceraian. Menurutnya, tekanan finansial sering kali diperparah oleh kebiasaan berjudi secara daring maupun penggunaan pinjaman online yang tidak terkendali sehingga memengaruhi kemampuan suami dalam memenuhi kewajiban memberikan nafkah kepada keluarga. "Faktor ekonomi masih menjadi penyebab utama perceraian, dan saat ini tantangan baru datang dari judi online serta pinjaman online yang memperburuk kondisi keuangan keluarga," ujarnya Jumat 24 Juli 2026.
Ia menjelaskan, persoalan keuangan yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu pertengkaran berkepanjangan di dalam rumah tangga. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan kualitas hubungan suami istri hingga akhirnya berujung pada perceraian. Menurutnya, pasangan yang akan membangun rumah tangga perlu memiliki kesiapan yang matang, baik secara mental maupun kemampuan mengatur keuangan keluarga.
Prof. Illy Yanti menambahkan, membangun keluarga yang harmonis tidak hanya bergantung pada rasa cinta, tetapi juga membutuhkan tanggung jawab, komitmen, dan kemampuan mengelola kondisi ekonomi keluarga. "Kesiapan mental, rasa tanggung jawab, dan kemampuan mengelola keuangan menjadi bekal penting agar rumah tangga dapat bertahan dan berkembang secara harmonis," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....