Pemkab Muara Jambi Komitmen Tingkatkan Hasil produksi Padi
- 30 Jun 2026 18:09 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi - Upaya memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Muaro Jambi terus dipacu. Pada musim tanam 2026, pemerintah menyalurkan sebanyak 92,4 ton benih padi kepada kelompok tani sebagai langkah mempercepat masa tanam sekaligus meningkatkan produktivitas lahan sawah.
Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 itu disalurkan ke sejumlah kecamatan dan diharapkan mampu memperluas areal tanam. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mewujudkan target swasembada pangan nasional.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Muaro Jambi, Evi Syahrul, mengatakan bantuan benih padi reguler yang telah disalurkan mencapai 84 ton. Jumlah tersebut diperuntukkan bagi lahan pertanian seluas sekitar 3.381 hektare.
"Tahun ini kami sudah mendistribusikan bantuan benih padi sebanyak 84 ton. Bantuan ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan luas lahan pertanian yang diperkirakan mencapai 3.381 hektare," ujarnya.Senin 29 Juni 2026.
Selain bantuan reguler, Muaro Jambi juga mendapat tambahan alokasi benih melalui Program Optimasi Lahan (Oplah). Meski program tersebut telah berjalan sejak 2025, realisasi penyaluran benih baru dilakukan pada tahun ini.
"Jika diakumulasikan, total bantuan benih padi yang mengalir ke petani Muaro Jambi pada musim tanam ini mencapai 92,4 ton," katanya.
Tak hanya memastikan bantuan tersalurkan, DTPH juga menginstruksikan seluruh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk mengawal proses tanam di setiap wilayah.
Pendampingan dilakukan agar benih yang telah diterima petani segera ditanam sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu dekat.
"Kami bersama PPL terus mendorong petani agar segera melakukan penanaman. Benih yang sudah diterima harus secepatnya ditanam sehingga target swasembada pangan daerah dapat tercapai secara optimal," tutupnya.
Dengan tambahan benih, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi optimistis produktivitas padi pada musim tanam 2026 meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan di daerah maupun nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....