BKSDA Jambi Temukan Pagar Listrik Tegangan Tinggi di TN Bukit Tigapuluh

  • 30 Jun 2026 11:23 WIB
  •  Jambi

RRI. CO.ID Jambi: Area jelajah Gajah Sumatra terancam dengan adanya pagar listrik tegangan tinggi di kawasan Lanskap Tanam Nasional (TN) Bukit Tigapuluh di Kabupaten Tebo, Jambi.

Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Jambi menemukan pagar listrik sepanjang 95.88 Kilometer dibentang alam TN Bukit Tigapuluh yang dapat mengancam keselamatan satwa.

"Pagar listrik itu untuk mematikan karna bukan menolak tetapi menarik berbeda dengan pagar listrik elektrik fencing, mungkin tujuannya untuk menghindari gajah masuk tapi bisa menyebabkan kematian," kata Kepala BKSDA Jambi, Himawan Sasongko. Senin 29 Juni 2026.

Kejadian anak gajah berusia 15 bulan terkena jerat sling baja yang mengakibatkan luka terbuka di kaki kiri depan itu membuat pergerakan gajah menjauhin area konsesi.

"Kita monitoring gajah kok bergerak menjauh dari area konsesi jadi kita turunkan tim satgas untuk mengamati langsung ternyata ada yang terkena jerat, kayaknya gajahnya takut jadi menghindar katanya.

Populasi Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) di TN Bukit Tinggi hanya tersisa 120 ekor gajah betina dan 15 ekor anak gajah yang terbagi di 5 kelompok gajah.

Lima Kelompok Gajah Betina yang hidup di TN Bukit Tigapuluh itu diberi nama Xienta, Yunita, Vina, Ginting dan Wardani.

Himawan Sasongko mengungkapkan bahwa lanskap TN Bukit Tigapuluh tidak hanya konservasi tapi juga ada lahan perkebunan dan Konsesi Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

"Sebagian wilayah konsesi PBPH ada yang sudah terpasangin pagar listrik, itu fakta," katanya.

Atas temuan pagar listrik dikawasan TN Bukit Tigapuluh itu BKSDA Jambi sudah melaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Kita sudah menyusun rencana untuk mengatasi hal tersebut dan sudah dibahas ditingkat pusat juga," katanya.

Himawan Sasongko menegaskan bahwa perambahan dan pemasangan pagar listrik di kawasan TN Bukit Tigapuluh merupakan perbuatan yang melanggar hukum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....