Tiongkok Lirik Potensi Jambi dari Sejarah Candi Muaro Jambi Jadi Magnet

  • 27 Jun 2026 07:32 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Hubungan historis yang kuat antara Candi Muaro Jambi dan peradaban Tiongkok kuno menjadi pembuka jalan bagi kerja sama yang lebih erat. Konsulat Jenderal (Konjen) Tiongkok kini tengah membidik perluasan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Jambi yang menyasar sektor pariwisata, pendidikan, teknologi, hingga peningkatan kapasitas aparatur sipil negara.

Sinyal penguatan kerja sama antarnegara ini mengemuka saat Penjabat (Pj) Wali Kota Jambi menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Tiongkok, Mr. Kuang, di Rumah Dinas Wali Kota Jambi pada Jumat, 26 Juni 2026.

Dalam pertemuan santai namun strategis tersebut, ikatan sejarah masa lalu antara Muaro Jambi dan Tiongkok menjadi topik yang paling memikat perhatian. Sejarah mencatat adanya benang merah peradaban melalui perjalanan spiritual Biksu Satyakirti dan Biksu I-Tsing di masa lampau.

“Beliau sangat tertarik dengan sejarah peradaban Candi Muaro Jambi, di mana Biksu Satyakirti menjadi guru dari I-Tsing. I-Tsing belajar sekitar 10 hingga 12 tahun di Candi Muaro Jambi sebelum kemudian menyebarkan ajaran Buddha ke Tiongkok. Karena itu beliau ingin meningkatkan kerja sama di bidang pariwisata,” ujar Wali Kota Jambi saat ditemui usai pertemuan.

Pemerintah Kota Jambi optimistis, jika sektor pariwisata ini digarap serius bersama Tiongkok, efek dominonya akan langsung dirasakan oleh masyarakat bawah. Mulai dari okupansi hotel yang meningkat, geliat jasa transportasi, hingga pertumbuhan omzet para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Tak berhenti di sektor wisata, dunia pendidikan Jambi juga bakal mendapat angin segar. Pihak Tiongkok menawarkan program konkret berupa penguatan kompetensi bahasa Mandarin dan Inggris, program pertukaran pelajar, hingga kolaborasi riset antar-perguruan tinggi.

Langkah baru ini melengkapi portofolio kerja sama yang sebelumnya sudah berjalan sukses di sektor kesehatan, khususnya program telemedicine yang menghubungkan Kota Jambi dengan Kota Guangzhou. Bahkan, sejumlah tenaga medis asal Jambi sudah dikirim ke Guangzhou untuk menyerap ilmu dan teknologi digital kesehatan tersebut.

Di sisi lain, Konsul Jenderal Tiongkok, Mr. Kuang, mengaku terpukau dengan potensi besar yang tersimpan di Kota Jambi. Baginya, relasi yang sudah terbangun sejak seribu tahun lalu merupakan modal sosial yang sangat mahal untuk komitmen masa depan.

“Seperti yang disebutkan Pak Wali Kota, Tiongkok dan Jambi memiliki sejarah kerja sama yang sangat panjang. Itu menjadi landasan yang sangat kuat untuk menjalankan kerja sama kedua pihak,” ungkap Mr. Kuang hangat.

Mr. Kuang juga menegaskan komitmennya untuk menjadi 'jembatan' informasi di negaranya. Ia berjanji akan aktif mempromosikan potensi pariwisata, peluang investasi, hingga keunggulan komoditas Jambi kepada para pelaku usaha dan otoritas terkait di Tiongkok.

Pertemuan diplomatik ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial di atas kertas, melainkan pemantik lahirnya program-program nyata yang mampu mendongkrak daya saing Kota Jambi di panggung internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....