Hesti Haris Ajak Masyarakat Membumikan Budaya Sholawat di Provinsi Jambi

  • 11 Jun 2026 20:45 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.Id,Jambi- Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris) mengajak masyarakat memperbanyak sholawat sebagai bentuk mahabbah dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Jadikan sholawat sebagai Gerakan kolektif di masyarakat, instansi pemerintah, sekolah, hingga masjid. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi Gerakan Jambi bersholawat dan Supervisi Evaluasi Tim Pengerak PKK di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, bertempat di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Kamis 11 Juni 2026.

Dalam sambutan dan arahannya Hesti Haris menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para ulama dan tokoh agama yang selama ini aktif membina umat serta mendukung program pembangunan pemerintah. "Saya sangat mengetahui bahwa di Tanjung Jabung Barat ini paling banyak para ulama dan kiyai yang yang berpengaruh di daerah ini, sebagai wadah berkumpulnya ulama, umara, dan umat untuk memperkuat persatuan lewat dzikir dan sholawat bersama,” ungkap Hesti.

Ia juga menyinggung tentang hubungan kekompakan antar-ulama dan masyarakat. Menurutnya, ketika seorang ulama menyebut temannya sebagai orang alim, itu menunjukkan penghargaan yang sangat tinggi terhadap kedalaman ilmu sang teman. “Pengakuan semacam itu memperlihatkan betapa dihargainya ilmu dan akhlak para pemuka agama di sini,” ujarnya.

Hesti juga menekankan pentingnya Gerakan Jambi Bersholawat sebagai ikhtiar memperkuat nilai religius dan akhlak di tengah keluarga. "Gerakan ini diharapkan menjadi budaya positif yang dimulai dari lingkungan rumah tangga," harapnya.

Hesti menuturkan, manfaat sering bersholawat agar mendapat rahmat Allah, syafaat Nabi di hari kiamat, serta keberkahan dan ketenangan hidup. “Tujuan kita bersholawat agar mendapatkan rahmat dan penghapusan dosa serta mengangkat sepuluh derajat. Dengan demikian, sholawat adalah jalan singkat untuk memperbanyak pahala dan menutupi kesalahan, serta jalan mendekatkan diri kepada Allah dan Rasulullah. Sholawat adalah bentuk cinta dan pengabdian kepada Nabi, juga penyejuk hati dan menambah keberkahan hidup,” tuturnya.

"Amalan sholawat yang istiqomah dapat mendatangkan ketenangan hati, keberkahan dalam pekerjaan, dan rasa damai dalam kehidupan sehari-hari, jadikan sholawat sebagai bagian dari doa, baik di dalam sholat maupun di luar sholat. Mengamalkan sholawat setelah adzan, pada hari Jumat, serta dalam setiap kesempatan yang memungkinkan," lanjutnya.

Ia juga yakin dan optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, TP PKK, organisasi keagamaan, dan masyarakat, berbagai persoalan sosial yang ada di lingkungan kelurahan maupun desa dapat diselesaikan secara bersama-sama. "Insya Allah semua persoalan yang terjadi di tengah masyarakat juga di PKK ataupun di kelurahan dapat dikerjakan bersama-sama dengan hati yang tenang dan sejuk dengan adanya kita terus bersholawat," pungkas Hesti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....