CFD Merangin Resmi Dibuka, Jadi Ruang Olahraga Aman dan Dongkrak UMKM

  • 31 Mei 2026 23:28 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Suasana pagi di Kota Bangko mendadak riuh dan penuh warna. Kawasan pedestrian Taman Bujang Upik dipadati ribuan warga yang antusias menyambut peluncuran resmi agenda Car Free Day (CFD) di Kabupaten Merangin pada Minggu, 31 Mei 2026.

Setelah sukses melalui tahap uji coba sebelumnya, ruang bebas kendaraan ini akhirnya resmi dibuka untuk umum. Peresmian CFD ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, M Syukur. Dengan demikian, kawasan sepanjang jalur dua hingga jembatan layang kini steril dari kendaraan bermotor setiap hari Minggu, mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.

Bupati Merangin, M Syukur, mengungkapkan bahwa CFD ini diinisiasi karena minimnya ruang publik yang aman bagi masyarakat untuk berolahraga. Selama ini, warga terpaksa berolahraga di pinggir jalan raya yang padat lalu lintas, sehingga rawan memicu kecelakaan.

"Ini kita jadikan akses untuk olahraga masyarakat. Minimal sekali seminggu mereka punya tempat olahraga dan tidak terganggu," ujar M Syukur saat dijumpai di lokasi kegiatan, Minggu, 31 Mei 2026.

M Syukur menambahkan, pemerintah daerah ingin memfasilitasi warganya agar bisa menerapkan gaya hidup sehat dengan tenang.

"Harapan saya memberikan ruang kepada masyarakat agar tempat ini dimanfaatkan untuk olahraga sehingga mereka bisa hidup sehat. Tidak perlu lagi berolahraga di jalan raya yang berisiko," tambahnya.

Demi kenyamanan warga yang berolahraga, Pemerintah Kabupaten Merangin juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas pengalihan arus lalu lintas yang diberlakukan selama empat jam tersebut.

Pantauan di lokasi, antusiasme warga begitu besar. Berbagai komunitas tampak memadati area, mulai dari kelompok senam, pencinta joging, pesepeda, hingga anak-anak yang bermain sepatu roda. Lebih dari sekadar tempat membakar kalori, M Syukur berharap momen mingguan ini bisa mempererat ikatan sosial antarwarga.

"Silaturahmi juga bisa terbangun. Merangin ini kecil, jadi masyarakat bisa saling mengenal dan bertegur sapa sambil berolahraga," tuturnya ramah.

Menariknya, CFD Merangin tidak hanya bicara soal kesehatan, tetapi juga menjelma jadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Puluhan pelaku UMKM terlihat menggelar lapak di sepanjang kawasan, menjajakan aneka kuliner hingga wahana permainan anak.

Pemerintah daerah memberikan kelonggaran waktu bagi para pedagang yang sudah terdaftar sejak pagi. Jika jalur steril olahraga selesai pada pukul 10.00 WIB, para pelaku usaha ini diizinkan berjualan di zona yang ditentukan hingga pukul 17.00 WIB. Langkah ini diambil guna memaksimalkan perputaran ekonomi lokal.

"Ini sekaligus membantu UMKM masyarakat. Jualan baju, baju olahraga, hingga peralatan olahraga juga diperbolehkan," pungkas M Syukur.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....