Pengelolaan Sampah Jambi Berbenah, Budaya Masyarakat Masih Menjadi Tantangan
- 30 Mei 2026 19:03 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pengelolaan sampah di Provinsi Jambi dinilai mulai menunjukkan perkembangan positif, khususnya di Kota Jambi yang saat ini menjadi salah satu daerah percontohan pengelolaan sampah berkelanjutan. Namun, perubahan perilaku masyarakat masih menjadi tantangan utama dalam mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat.
Senior Advisor KKI Warsi, Rudi Syaf, mengatakan persoalan sampah saat ini bukan hanya terjadi di Jambi, melainkan hampir di seluruh daerah. Menurutnya, sistem pengelolaan sampah yang masih mengandalkan pola kumpul-angkut-buang mulai menghadapi keterbatasan seiring meningkatnya jumlah penduduk dan konsumsi masyarakat.
“Kalau jumlah penduduk bertambah, konsumsi meningkat, sementara kemampuan mengangkut sampah tidak seimbang dengan volume yang dihasilkan, maka akan muncul penumpukan sampah seperti yang kita lihat hari ini,” ujarnya, Sabtu 30 Mei 2026.
Meski demikian, Rudi menilai Kota Jambi sudah berada di jalur yang tepat dengan sejumlah program pengelolaan sampah yang sedang dijalankan, termasuk rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Namun ia mengingatkan bahwa solusi teknologi tidak akan cukup tanpa perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam mengurangi produksi sampah dan membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.
“Persoalan utamanya tetap ada pada produsen sampah, yaitu kita sebagai masyarakat, dan pada sistem pengelolaannya. Kalau budaya memilah sampah belum terbentuk, maka masalah sampah akan terus berulang,” katanya.
Rudi menambahkan, pemisahan sampah organik dan anorganik menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar bagi keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....