Pemkot Jambi Fokus Program OPBM, Sekitar 85 TPS Telah Dibongkar

  • 30 Mei 2026 07:39 WIB
  •  Jambi

RRI. CO. ID, Jambi - Program Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) terus digencarkan Pemerintah Kota Jambi sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis lingkungan warga. Program tersebut dinilai efektif mengurangi keberadaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di kawasan permukiman maupun jalan protokol.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Mahruzar mengatakan saat ini program OPBM sudah berjalan di sejumlah wilayah meski belum seluruh RT di Kota Jambi terlayani secara maksimal.

Menurutnya, dari sekitar 800-an RT yang mendapatkan program Kampung Bahagia tahap I, baru sekitar 120 gerobak motor (bentor) yang sudah tersedia. Meskipun ada beberapa lokasi yang belum berjalan, namun ada juga wilayah yang belum mendapatkan bentor namun OPBM-nya sudah berjalan melalui TPS-3R atau Tempat Pengolahan Sampah yang menerapkan 3 R yaitu Reduce (mengurangi ), Reuse ( penggunaan kembali) dan Recycle ( mendaur ulang).

"Saat ini sedang berjalan OPBM kita, Operator Pengumpul Sampah berbasis Masyarakat. Memang belum semua, dari sekitar 800an RT yang baru mendapatkan program Kampung Bahagia di tahap I ini, mungkin baru 120an bentor yang sudah ada. Memang beberapa lokasi belum berjalan, namun ada juga lokasi-lokasi yang belum mendapatkan bentor tapi OPBM-nya sudah berjalan melalui TPS-3R yang ada di kota Jambi, " ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Mahruzar, Jum'at 29 Mei 2026.

Seiring dengan dilaksanakannya program OPBM, di sejumlah titik juga telah dilakukan pembongkaran Tempat Penampungan Sementara atau TPS, terutama TPS liar yang berada di pinggir jalan. "Sudah sekitar 85 TPS yang dibongkar karena wilayah sekitarnya telah menjalankan OPBM, " lanjutnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Menurutnya, pembongkaran TPS dilakukan oleh pihak kelurahan, kecamatan serta warga sekitar sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata. “Tujuan kita supaya Kota Jambi terbebas dari TPS, khususnya di jalan protokol dan jalan lingkungan, sehingga keindahan kota bisa tercipta tanpa tumpukan sampah di pinggir jalan,” jelasnya.

Ia menyebut, keberadaan TPS di pinggir jalan selama ini kerap mengganggu keindahan kota dan menimbulkan kesan kumuh.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....