Pemkab Muaro Jambi Tunggu Desain Final Proyek Pelebaran Jalan Mendalo

  • 29 Mei 2026 15:14 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Rencana megaproyek pelebaran jalan nasional dari kawasan Simpang Rimbo, Desa Mendalo, hingga ke Sungai Duren, tepatnya di depan Kampus UIN STS Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, terus bergulir. Proyek strategis ini dirancang khusus untuk mengurai benang kusut kemacetan serta menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalur padat tersebut.

Hingga saat ini, proyek jalan sepanjang 8 hingga 10 kilometer itu masih berada dalam tahapan pematangan desain di tingkat pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memegang tanggung jawab besar terkait proses pembebasan lahan warga yang terdampak pembangunan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi, Anjar Prabowo, menjelaskan bahwa seluruh dokumen perancangan proyek, mulai dari studi kelayakan (feasibility study) hingga dokumen perencanaan teknis (Detail Engineering Design/DED), sepenuhnya dikerjakan oleh pihak Balai Jalan Nasional.

"Kami masih menunggu feasibility study dan DED dari Balai Jalan Nasional. Berdasarkan hasil rapat beberapa minggu lalu, kawan-kawan dari pihak balai memang masih menyusun instrumen desain tersebut," ujar Anjar Prabowo, Jumat, 29 Mei 2026.

Beban Pembebasan Lahan Capai 20,5 Hektare

Meskipun anggaran dan pengerjaan fisik jalan bersumber dari pemerintah pusat, Pemkab Muaro Jambi harus bergerak cepat untuk menyelesaikan urusan sosial dengan masyarakat setempat. Berdasarkan data dari koordinasi terakhir, luasan lahan yang harus dibebaskan oleh pemerintah daerah diperkirakan mencapai 20,5 hektare di sepanjang kawasan Mendalo.

"Pemerintah daerah kebagian pembebasan lahan," tambah Anjar singkat.

Secara teknis, ruas jalan nasional yang saat ini hanya selebar 7 meter nantinya akan diperluas menjadi 10 meter. Artinya, bakal ada penambahan ruang jalan sekitar 1,5 hingga 2 meter, baik di sisi kiri maupun kanan jalan eksisting.

Kendati demikian, pihak PUPR Muaro Jambi belum bisa memaparkan lebih jauh mengenai jumlah lajur ataupun tata letak fasilitas pelengkap jalan secara mendetail karena masih menunggu blueprint resmi dari kementerian.

"Desain resminya belum disampaikan ke kami. Kalau melihat konsepnya, kemungkinan besar kelanjutan dari Simpang Rimbo yang menggunakan median di tengah. Namun, kami tetap harus menunggu keputusan dan desain final dari kawan-kawan balai," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....