Resmi Ditutup, Eks TPS Pasar Talang Banjar Bakal Jadi Depo Sampah Modern Jambi
- 23 Mei 2026 11:12 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Kota Jambi secara resmi menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di depan Pasar Talang Banjar. Langkah berani ini diambil sebagai titik awal perombakan total sistem pengelolaan persampahan, khususnya di wilayah Jambi Timur yang selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang volume sampah terbesar di Tanah Pilih Pusako Batuah.
Penutupan sekaligus peninjauan lokasi tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana, dengan didampingi Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha. Mantan area pasar lama Talang Banjar ini nantinya tidak lagi menjadi tempat tumpukan sampah yang kumuh, melainkan disulap menjadi transfer depo sementara sekaligus proyek percontohan pengelolaan sampah modern.
Wali Kota Jambi, Maulana, menjelaskan bahwa penutupan TPS pinggir jalan ini beriringan dengan kesiapan program Operator Pengumpul Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM) di tingkat RT yang sudah mencapai 80 persen. Melalui sistem baru ini, sampah warga akan dijemput langsung menggunakan becak motor (bentor) menuju depo, sehingga tidak ada lagi sampah yang berserakan di tepi jalan protokol.
“Penutupan TPS pinggir jalan dilakukan jika pelaksanaan OPBM sudah 80 persen terlaksana. Masyarakat bisa berkoordinasi dengan RT setempat untuk bergabung dalam program ini. Ini bentuk komitmen kita menjaga Kota Jambi tetap bersih,” ujar Maulana di lokasi peninjauan, Kamis, 21 Mei 2026.
Kawasan Pasar Talang Banjar sendiri merupakan wilayah krusial dengan produksi sampah yang sangat masif, yakni mencapai 14 truk dalam sehari. Oleh karena itu, kehadiran depo sementara ini menjadi solusi cepat sebelum pemerintah membangun fasilitas pengelolaan sampah yang lebih permanen di kawasan Kasang.
“Depo Talang Banjar ini bersifat sementara. Ke depan akan dibangun fasilitas yang lebih permanen di kawasan Kasang. Saat ini proses masih berjalan, dan beberapa TPS di sekitar akan segera ditutup sehingga sampah terpusat di depo sementara ini,” tutur Maulana menambahkan.
Langkah taktis Pemkot Jambi yang terintegrasi dengan program Kampung Bahagia ini diharapkan mampu memotong jalur pembuangan sampah langsung ke lingkungan. Dengan begitu, beban berat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo yang setiap harinya harus menampung pasokan hingga hampir 400 ton sampah dapat ditekan secara signifikan melalui sinergi aktif dari tingkat rukun tetangga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....