Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

  • 22 Mei 2026 08:41 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di dalamnya terdapat hari-hari terbaik yang penuh keberkahan, terutama menjelang Hari Raya Idul adha. Ustadz Ardiansyah, S. Sos. I, M. Pd. I, M. Ap menjelaskan, di antara amalan yang sangat dianjurkan pada hari-hari tersebut adalah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah. Meskipun tidak sekuat hadis tentang puasa Arafah, para ulama tetap membolehkan dan menganjurkan pelaksanaannya sebagai bentuk memperbanyak amal saleh di sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Puasa ini menjadi sarana melatih keikhlasan, kesabaran, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Adapun puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, tepat ketika jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Keutamaan ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam ibadah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Puasa Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya.”

(HR. Muslim)

Puasa Tarwiyah dan Arafah juga mengajarkan umat Islam untuk memperkuat kepedulian sosial, memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan amal kebajikan lainnya. Momentum ini hendaknya dimanfaatkan untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kualitas iman dan takwa.

Sebagai umat Islam, mari kita sambut hari-hari mulia ini dengan penuh rasa syukur dan semangat ibadah. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, dan memberikan keberkahan dalam kehidupan dunia maupun akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....