Ekonomi Batanghari Tumbuh, Jumlah Pelaku UMKM Terus Meningkat

  • 22 Mei 2026 08:59 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID, Jambi - Geliat aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Batang Hari menunjukkan tren positif yang menggembirakan. Hal ini ditandai dengan melonjaknya jumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah bumi Serentak Bak Regam tersebut sepanjang tahun lalu.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Batang Hari, A Kurniadi, memaparkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun, jumlah usaha mikro pada dua ribu dua puluh empat tercatat sebanyak 12.867 unit. Memasuki dua ribu dua puluh lima, angka tersebut merangkak naik menjadi 13.264 unit.

"Selain itu, jumlah usaha kecil juga meningkat, dari seratus tiga puluh tujuh unit menjadi seratus enam puluh dua unit," terang A Kurniadi, Kamis, 21 Mei 2026.

Menurut Kurniadi, lompatan jumlah UMKM ini tidak lepas dari berbagai kebijakan intervensi dari pemerintah daerah yang konsisten menyokong para pelaku usaha agar naik kelas. Salah satu langkah konkretnya adalah menyediakan lokasi usaha strategis agar para pedagang dan pelaku UMKM memiliki ruang representatif untuk menjajakan produk mereka.

Tak hanya urusan tempat, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Batang Hari juga gencar melakukan pendampingan secara kontinu.

"Pembinaan dilakukan mulai dari pengembangan usaha hingga peningkatan kapasitas pelaku UMKM," jelasnya menambahkan.

Guna memaksimalkan hasil, pemerintah daerah turut merangkul berbagai pihak untuk menyokong pertumbuhan UMKM, terutama pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan yang menjadi mata pencaharian dominan masyarakat setempat.

Menariknya, meski saat ini pemerintah daerah tengah memperketat efisiensi anggaran, roda pembinaan terhadap pelaku usaha dipastikan tidak akan kendur. Pola pelatihan kini diubah menjadi lebih fleksibel dan tepat sasaran dengan metode jemput bola.

"Sebelumnya pelatihan dilakukan secara terpusat, sekarang pembinaan lebih banyak turun langsung ke lapangan," kata Kurniadi.

Sinergi ini semakin kuat dengan keterlibatan aktif TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Batang Hari yang ikut andil mengawal pengembangan produk lokal hingga ke tingkat desa. Lewat strategi keroyokan ini, pemerintah daerah menaruh harapan besar agar pertambahan jumlah UMKM mampu menjadi motor penggerak ekonomi warga sekaligus membuka lapangan kerja baru yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....