Siasati Lapangan Minyak Menua, PHR Andalkan Teknologi Non-Konvensional
- 22 Mei 2026 09:00 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tengah menyiapkan strategi besar untuk menghadapi tantangan penurunan produksi pada lapangan-lapangan minyak konvensional yang kian menua di Indonesia. Salah satu langkah konkret yang kini digencarkan adalah mendorong pengembangan metode Migas Non-Konvensional (MNK) sebagai penopang baru masa depan energi nasional.
Strategi dan terobosan teknologi tersebut dipaparkan secara terbuka oleh jajaran manajemen PHR dalam ajang Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) dua ribu dua puluh enam di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Direktur Utama PHR Regional Satu, Muhamad Arifin, menegaskan bahwa penerapan metode baru ini akan menjadi penentu dalam menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi (migas), sekaligus memperkuat ketahanan energi di tengah situasi lapangan yang sudah berumur.
"Kehadiran PHR di IPA Convex dua ribu dua puluh enam menjadi momentum untuk menunjukkan inovasi teknologi dan strategi bisnis dalam mendukung ketahanan energi nasional. Melalui pengembangan berbagai metode, termasuk MNK, PHR berkomitmen mendorong peningkatan produksi migas berkelanjutan," ujar Muhamad Arifin.
Selain mengandalkan migas non-konvensional, anak usaha Pertamina ini juga menerapkan manajemen reservoir yang sangat ketat pada operasi di Zona Rokan. Wilayah ini merupakan area darat terbesar di tanah air yang mengelola lebih dari 115 lapangan aktif dengan belasan ribu sumur produksi.
Melalui kombinasi teknologi pemulihan tingkat lanjut serta pemanfaatan kecerdasan buatan, PHR terbukti mampu menjaga stabilitas produksi dari blok tersebut di angka 151 ribu barel minyak per hari serta gas sebesar 33 MMSCFD. Langkah taktis ini tergolong sukses karena sepanjang tahun lalu, kontribusi dari Regional Satu Sumatra berhasil menyumbang lebih dari tiga puluh persen dari total produksi migas secara nasional.
Komitmen menjaga pasokan energi ini juga diperkuat lewat penandatanganan kesepakatan jual beli gas antara PT Pertamina EP dan PHR. Pasokan gas tersebut nantinya akan dialokasikan penuh untuk mendukung kelancaran operasional dan aktivitas produksi minyak di Wilayah Kerja Rokan secara jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....