SENJA KARSA PEP Jambi Dukung Lansia Tetap Aktif dan Sehat

  • 19 Mei 2026 15:52 WIB
  •  Jambi

RRI.CO.ID,Jambi - Di tengah meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, perhatian terhadap kualitas hidup lansia kini menjadi isu yang semakin penting. Tidak hanya soal kesehatan, tetapi juga bagaimana lansia tetap memiliki ruang untuk aktif, belajar, dan merasa berdaya di lingkungan sosialnya.

Hal inilah yang menjadi fokus Pertamina EP (PEP) Jambi melalui program Semangat Lanjut Usia untuk Berkarya, Sehat, dan Sejahtera (SENJA KARSA) di Desa Kota Karang, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

Program ini mendukung penguatan Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) – Bina Keluarga Lansia (BKL) Kamboja yang telah dibentuk sejak 2023 sebagai ruang belajar dan aktivitas bersama bagi para lansia. Melalui SENJA KARSA, para lansia tidak hanya mendapatkan pendampingan kesehatan, tetapi juga pelatihan keterampilan seperti pembuatan batik eco-print hingga edukasi pendampingan keluarga bagi lansia.

Salah satu peserta sekaligus Duta Lansia Desa Kota Karang Tahun 2025, Maisarah, mengaku program tersebut membuat para lansia kembali memiliki semangat untuk tetap aktif dan produktif.

“Adanya Sekolah Lansia ini membuat kami semangat lagi. Bisa kumpul, sama-sama jaga kesehatan, juga latihan keterampilan. Rasanya kami masih bermanfaat di usia segini,” ujarnya.

Dukungan terhadap program ini juga mendapat apresiasi dari Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jambi karena dinilai membantu menjaga semangat belajar lansia tetap tumbuh di tengah masyarakat.

Manager Community Involvement & Development (CID) Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan bahwa program SENJA KARSA hadir dari keyakinan bahwa lansia tetap memiliki peran penting dalam keberlanjutan masyarakat.

“Bagi kami, lansia bukan kelompok yang diabaikan. Dukungan ini kami hadirkan agar para lansia tetap sehat, aktif, dan terus merasa punya ruang untuk bertumbuh di tengah masyarakat,” katanya.

Ke depan, PEP Jambi berkomitmen terus memperkuat program melalui peningkatan kapasitas pembelajaran, pengembangan kelompok lansiapreneur, hingga pemantauan kesehatan bersama tenaga medis.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....