Pemprov Jambi Pastikan Hewan Kurban Idul Adha Aman dan Sehat
- 19 Mei 2026 14:18 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Pemerintah Provinsi Jambi menjamin seluruh hewan kurban untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi sehat dan layak konsumsi. Langkah antisipasi ini diperkuat melalui rangkaian pemeriksaan medis yang masif di seluruh kabupaten dan kota.
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi, Melianawati Aritonang, mengungkapkan bahwa pengecekan fisik atau antemortem digencarkan sebelum proses penyembelihan dimulai.
“Petugas kita sudah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Setelah dipotong nanti juga dilakukan pemeriksaan postmortem terhadap dagingnya,” kata Melianawati saat dikonfirmasi pada Selasa, 19 Mei 2026.
Guna menjaga validitas data, setiap hewan yang disembelih nantinya bakal diinput langsung ke dalam sistem iSIKHNAS. Melalui skema ini, pergerakan jumlah sapi, kerbau, kambing, hingga domba yang dikurbankan di wilayah Jambi dapat dipetakan secara akurat.
Mengenai kendala di lapangan, Melianawati tidak menampik adanya beberapa ternak yang mengalami demam dan pilek akibat fluktuasi cuaca ekstrem. Kendati demikian, laporan tersebut langsung direspons cepat oleh tim medis di lapangan.
“Teman-teman di lapangan sudah melakukan pengobatan. Hewan yang akan dikurbankan wajib sehat dan nantinya harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dokter hewan berwenang,” jelasnya.
Di sisi lain, ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dipastikan terkendali. Program vaksinasi PMK secara intensif telah menyasar populasi ternak di 11 kabupaten/kota. Sebagai proteksi tambahan, petugas juga memberikan obat cacing demi memastikan kelayakan daging kurban bagi masyarakat.
“Kita berharap saat kurban nanti tidak ada lagi ternak yang terkena PMK secara klinis karena vaksinasi sudah dilakukan,” jelasnya.
Berdasarkan data hingga awal Mei, kebutuhan hewan kurban di Jambi saat ini tercatat berada di angka 13 ribu ekor lebih. Grafik tersebut diprediksi terus merangkak naik namun tetap stabil jika berkaca pada tren tahun lalu.
Melianawati menegaskan pasokan ternak di Jambi saat ini justru mengalami surplus. Daerah penyangga seperti Muaro Jambi dan Batanghari bahkan sudah bersiap menyuplai kekurangan stok untuk area Kota Jambi.
“Dalam satu minggu terakhir diperkirakan akan ada peningkatan jumlah ternak yang masuk. Ketersediaan untuk Kota Jambi dipastikan terpenuhi,” tuturnya.
Kabar baiknya, Provinsi Jambi kembali mendapat alokasi bantuan sapi kurban dari Presiden sebanyak 12 ekor yang disebar rata ke seluruh kabupaten/kota.
“Tujuannya untuk meningkatkan semangat peternak memelihara sapi dengan kualitas yang lebih baik,” pungkas Melianawati.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....