Harkitnas; Pemicu Kebangkitan Generasi Muda Melalui Pendidikan Berkualitas
- 19 Mei 2026 11:53 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi-Momentum Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap 20 Mei harus menjadi pemicu kebangkitan generasi muda melalui pendidikan berkualitas, penguatan keterampilan, serta karakter disiplin untuk menghadapi persaingan global.
Kepala sekolah SMKN 6 Kota Jambi Endra Gunawan mengatakan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026 tidak lagi hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik seperti masa lalu, tetapi bagaimana generasi muda mampu bangkit melalui pendidikan dan inovasi.
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini harus mampu membangkitkan semangat generasi muda Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan global. Kalau dulu kebangkitan nasional identik dengan perjuangan fisik, sekarang bagaimana kita bangkit melalui pendidikan, keterampilan, inovasi, dan karakter yang kuat,” katanya, Selasa 19 Mei 2026.
| Baca juga: Tantangan Terbesar Genre 2025 |
Menurutnya, Indonesia saat ini akan menghadapi bonus demografi, di mana jumlah usia produktif lebih besar dibanding usia nonproduktif. Kondisi tersebut disebut sebagai peluang emas yang harus dimanfaatkan melalui pendidikan yang berkualitas.
Ia menegaskan bahwa pendidikan berkualitas harus mampu melahirkan lulusan dengan kompetensi kerja unggul, kemampuan digital, penguasaan bahasa asing, dan disiplin yang baik agar mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kita harus menyiapkan generasi muda dengan pendidikan berkualitas, kompetensi kerja yang unggul, kemampuan digitalisasi, bahasa asing, dan karakter disiplin yang kuat. Kalau tidak mampu bersaing secara global, maka kita akan menjadi pengangguran di negeri sendiri,” katanya.
Sebagai sekolah vokasi, SMKN 6 Kota Jambi juga fokus pada program kebekerjaan luar negeri. Menurutnya, peluang kerja di sejumlah negara seperti Jerman, Jepang, Australia, hingga kawasan Eropa masih sangat terbuka bagi tenaga kerja terampil.
Namun demikian, ia mengakui penguasaan bahasa masih menjadi tantangan terbesar bagi siswa SMK. Karena itu, pihak sekolah terus mendorong peningkatan kemampuan bahasa dan karakter siswa agar siap bekerja sebagai tenaga profesional atau special skilled worker di luar negeri.
“Kami ingin anak-anak memiliki kemampuan bahasa yang baik, skill yang bagus, dan karakter yang kuat. Sekarang bukan lagi tenaga kerja biasa, tetapi tenaga kerja profesional yang memang punya keterampilan,” ujarnya.
Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional, ia berharap dunia pendidikan terus berbenah demi menciptakan generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.
“Kebangkitan nasional harus dimulai dari pendidikan yang berkualitas, karakter yang baik, dan kompetensi yang kuat agar generasi muda Indonesia mampu bersaing di dunia internasional,” tutupnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....