Pentingnya Edukasi Publik Mengenai Biaya Pelayanan Transfusi Darah
- 13 Mei 2026 11:11 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID, Jambi - Edukasi kepada masyarakat mengenai proses donor dan pengolahan darah dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman terkait biaya transfusi darah di Palang Merah Indonesia (PMI). Hingga kini masih banyak masyarakat yang menganggap PMI menjual darah kepada pasien, padahal darah yang digunakan berasal dari donor sukarelawan yang diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Jambi, dr. Fadil Quzwain, menjelaskan bahwa biaya yang dibayarkan pasien bukan untuk membeli darah, melainkan Biaya Pengganti Pengolahan Darah. Menurutnya, biaya tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan agar darah aman digunakan dan sesuai standar medis.
“Darah dari pendonor diberikan secara sukarela dan gratis. Biaya yang dibayarkan pasien itu untuk proses pengolahan darah, mulai dari pemeriksaan hingga distribusi agar aman digunakan,” ujar dr. Fadil pada Rabu 13 Mei 2026.
Ia menjelaskan, darah yang diperoleh dari pendonor tidak bisa langsung diberikan kepada pasien. Terdapat sejumlah tahapan penting yang harus dilakukan, seperti pemeriksaan laboratorium untuk memastikan darah bebas penyakit, sterilisasi, pemisahan komponen darah sesuai kebutuhan medis, hingga proses penyimpanan dan distribusi yang tepat.
PMI Kota Jambi berharap masyarakat dapat memahami pentingnya proses tersebut sehingga tidak lagi muncul anggapan keliru terkait biaya transfusi darah. Edukasi yang tepat dinilai dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan donor darah sekaligus mendorong partisipasi donor sukarela.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....