Kapolda Jambi: Ancaman Radikalisasi Generasi Muda Semakin Nyata
- 07 Mei 2026 16:50 WIB
- Jambi
RRI.CO.ID,Jambi-Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar mengatakan, ancaman radikalisme terhadap generasi muda kini semakin nyata, terutama melalui media digital dan platform daring. Hal ini disampaikan Kapolda Jambi dalam deklarasi akbar penolakan terhadap paham IRET, TCC serta aksi perundungan (bullying), bertempat di GOR kota baru kota Jambi, kamis 7 Mei 2026.
“Ancaman sekarang tidak lagi datang secara konvensional. Pengaruh radikalisme bisa masuk melalui media sosial, game online, bahkan ruang digital yang setiap hari diakses anak-anak kita,” ujar Kapolda.
| Baca juga: Tantangan Terbesar Genre 2025 |
Kapolda mengungkapkan berdasarkan data terdapat 116 anak di Indonesia yang terpapar paham radikalisme melalui media digital, termasuk lewat platform permainan daring Roblox.
Ia juga menyoroti keterlibatan anak-anak dalam sejumlah kasus tindak pidana terorisme di Indonesia, termasuk peristiwa bom Surabaya yang melibatkan satu keluarga.
“Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa anak-anak bisa menjadi sasaran bahkan pelaku apabila tidak mendapatkan pengawasan dan pembinaan yang tepat,” katanya.
Kegiatan deklarasi berlangsung semarak dengan penampilan seni dan kreativitas para pelajar yang turut memeriahkan suasana. Pemerintah berharap deklarasi tersebut mampu memperkuat kesadaran generasi muda untuk menjaga persatuan, menjauhi kekerasan, serta menangkal pengaruh radikalisme di lingkungan pendidikan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H, Kasatgaswil Densus 88 AT Polri Kombes Pol Beri Diatra, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M Umar My.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....