Jambi Surplus Pangan Cukup Penuhi Kebutuhan Selama 7 Bulan

  • 04 Mei 2026 17:21 WIB
  •  Jambi
Poin Utama
  • Rocky Candra
  • Perum Bulog Jambi
  • Gabah Kering Panen

RRI.CO.ID,Jambi - Provinsi Jambi mencatatkan kondisi surplus pangan berdasarkan data resmi yang dipaparkan oleh Kepala Perum Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi. Hingga periode 1 Mei 2026, ketersediaan stok pangan di wilayah ini dinilai dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka menengah.

Data menunjukkan stok beras medium program PSO mencapai 14.574.941 kilogram, jagung sebanyak 794.574 kilogram, serta beras komersial sebesar 292.510 kilogram. Selain itu, persediaan gula pasir tercatat sebanyak 23.886 kilogram, minyak Bapang PSO 1.077.768 liter, minyak goreng komersial 100.785 liter, serta tepung sebanyak 510 dan 472 kilogram. Jumlah tersebut menjadi indikator kuat bahwa ketahanan pangan di Provinsi Jambi berada dalam kondisi stabil.

Dalam kunjungan kerja anggota DPR RI Rocky Candra pada Sabtu, 2 Mei 2026 ke gudang Bulog di kawasan Pasir Putih, Kota Jambi, dilakukan peninjauan langsung terhadap stok sekaligus memastikan capaian target serapan Gabah Kering Panen (GKP) dari petani lokal. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan distribusi dan ketersediaan pangan di daerah.

Rocky Candra menyampaikan bahwa berdasarkan data Bulog, stok yang tersedia saat ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 6 sampai 7 bulan ke depan. Ia juga menegaskan bahwa Bulog Jambi telah menyerap GKP dari petani lokal sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram, sebagai bentuk perlindungan terhadap kesejahteraan petani.

Kabupaten Tanjung Jabung Barat tercatat sebagai lumbung utama padi di Provinsi Jambi dengan total realisasi mencapai 5.445.420 kilogram gabah. Sementara itu, Kota Sungai Penuh menjadi lumbung kedua dengan realisasi 421.160 kilogram gabah. Produksi ini menjadi penopang utama ketersediaan pangan di daerah.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Jambi, Wiwin Indratno, menyampaikan bahwa pihaknya juga telah memastikan kesiapan kebutuhan Bantuan Pangan (Bapang) untuk penanganan bencana alam. Bahkan, Provinsi Jambi disebut sebagai salah satu daerah yang lebih dahulu memenuhi kebutuhan bantuan pangan dibandingkan wilayah lain.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah, baik bupati maupun wali kota, dapat mengajukan bantuan melalui Badan Pangan Nasional dengan syarat menerbitkan surat siaga bencana. Selanjutnya, Badan Pangan Nasional akan menugaskan Bulog Jambi untuk menyalurkan bantuan kepada daerah terdampak.

Untuk memperkuat ketahanan pangan ke depan, Perum Bulog juga tengah membangun lima gudang Infrastruktur Pascapanen (IPP) yang tersebar di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Bungo, Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Kerinci, dan Kabupaten Merangin. Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyimpanan sekaligus menjaga kualitas hasil panen petani di Provinsi Jambi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....